Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kuota Haji Jawa Barat Dipangkas, Ribuan Jemaah Harus Tertunda Berangkat

Abi Abdul Jabbar Sidik
31 October 2025 | 12:00
rubrik: Haji & Umrah
Imbas Daftar Tunggu Disamaratakan, Kuota Haji Jawa Barat Berpotensi Turun

Jemaah Haji Jawa Barat Tiba di Bandara Kertajati Majalengka. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Harapan ribuan calon jemaah haji asal Jawa Barat untuk menunaikan ibadah ke Tanah Suci tahun depan harus sedikit tertunda. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan kuota haji Jawa Barat berkurang 9.080 orang, dari 38.723 jemaah pada 2025 menjadi 29.643 jemaah pada 2026.

Kepastian ini disampaikan oleh Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jawa Barat, Boy Hari Novrian, usai keluarnya kebijakan baru Kemenhaj yang menetapkan sistem waiting list nasional dengan masa tunggu rata-rata 26,4 tahun.

“Sesuai yang sudah ditetapkan serta persetujuan antara Kementerian Haji dan Komisi VIII DPR untuk kuota berdasarkan waiting list, Jawa Barat kebagian sebanyak 29.643 dari total 39.723, jadi sekitar 9.080 berkurangnya,” ujar Boy, Jumat (31/10/2025).

Kuota Turun, Tapi Sistem Baru Dianggap Lebih Adil

Boy menjelaskan, penurunan kuota ini terjadi karena penerapan sistem daftar tunggu yang disamaratakan di seluruh provinsi Indonesia. Meski jumlah jemaah asal Jawa Barat berkurang signifikan, kebijakan ini dinilai lebih adil secara nasional.

“Kebijakan daftar tunggu keberangkatan haji memang memberi dampak terhadap jumlah kuota haji Jabar, namun di sisi lain juga memberikan keadilan bagi seluruh jemaah di Indonesia,” katanya.

Kemenag Jawa Barat kini tengah menyiapkan sosialisasi ke seluruh kabupaten dan kota agar calon jemaah memahami penyesuaian ini dan mengetahui bahwa keberangkatan tetap dilakukan sesuai nomor antrean.

“Tapi sebelumnya kita sudah menginformasikan kepada kabupaten/kota soal adanya kemungkinan penyesuaian kuota Jawa Barat menjadi 29.643 ini,” imbuhnya.

Jemaah Diminta Tenang, Tak Ada yang Kehilangan Hak Berangkat

Boy menegaskan, pengurangan kuota tidak akan membuat calon jemaah kehilangan hak berangkat. Mereka yang sudah terdaftar tetap akan diberangkatkan sesuai urutan antrean.

See also  Awas! Tak Lunasi Bipih 5 Tahun Berturut-turut, Status Hajinya Bisa Dibatalkan

“Jadi memang terobosan ini untuk memberikan keadilan bagi masyarakat, khususnya yang beragama Islam untuk melakukan ibadah haji,” ujarnya.

Bagi jemaah yang sudah lolos verifikasi namun terdampak pengurangan kuota, Kemenhaj memastikan mereka akan masuk ke daftar cadangan. Jika ada jemaah batal berangkat tahun 2026, posisi mereka bisa langsung digantikan.

“Ini yang kita harus antisipasi, mereka yang sudah kita verifikasi tapi ternyata terdampak, insyaallah akan berangkat karena masuk dalam nomor cadangan pada tahun ini. Yang pasti semua dipastikan berjalan transparan,” tegas Boy.

1.000 Jemaah Masuk Daftar Cadangan

Hingga akhir Oktober 2025, Kemenag Jawa Barat mencatat sekitar 30.900 jemaah sudah diverifikasi, sementara kuota resmi hanya 29.643 orang. Artinya, ada sekitar 1.000 calon jemaah yang kini masuk daftar cadangan dan masih berpeluang berangkat tahun depan.

“Sementara kan kita sudah verifikasi sekitar 30.900-an jemaah, sekarang kuotanya di sekitar 29.000-an. Artinya, dari yang sudah diverifikasi ini ada 1.000 (lebih), itu sudah pasti masuk kuota cadangan, insyaallah masih ada kemungkinan bisa berangkat,” tutur Boy.

Tags: haji 2026jemaah hajikuota hajikuota haji jawa baratkuota jawa barat dipangkas
Previous Post

Waspada! Air Hujan Jakarta Ditemukan Mengandung Mikroplastik Berbahaya

Next Post

BPJPH Ajak Pemda Aktif Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks