Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Haji 2026: Ini Detail Layanan bagi Jemaah Indonesia Selama di Tanah Suci

Abi Abdul Jabbar Sidik
31 October 2025 | 08:36
rubrik: Haji & Umrah
Pemerintah Pangkas Syarikah Haji Jadi 2, Biaya Turun 200 Riyal per Jemaah

Jamaah calon haji Indonesia berdoa saat melakukan Sai sebagai rangkaian umrah wajib di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Pemerintah bersama DPR RI resmi menetapkan biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) 2026 sebesar Rp87,4 juta per jemaah. Meski jumlah itu besar, pelayanan yang diterima jemaah dijamin sepadan — mulai dari konsumsi, akomodasi, hingga jarak hotel yang dekat dengan Masjidil Haram.

Penetapan biaya ini disepakati dalam rapat kerja Komisi VIII DPR dengan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) pada Rabu (29/10/2025).

“Jumlah lama masa tinggal jemaah di Arab Saudi rata-rata 41 hari,” ujar Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dalam rapat tersebut.

41 Hari di Tanah Suci, 126 Kali Makan Rasa Nusantara

Selama 41 hari di Arab Saudi, jemaah haji asal Indonesia akan mendapat 126 kali makan dengan cita rasa khas Nusantara agar tidak kehilangan selera di perantauan suci.

Rinciannya:
🍽️ 27 kali selama di Madinah
🍽️ 84 kali selama di Makkah
🍽️ 15 kali di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Menu katering untuk jemaah haji harus berbahan baku dan bercita rasa Nusantara serta juru chef dari Indonesia,” tutur Marwan.

Kebijakan ini dibuat agar jemaah, terutama yang lanjut usia atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, tetap mendapatkan makanan yang familiar dan bergizi selama beribadah.

Selain itu, setiap jemaah akan menerima uang living cost sebesar Rp3.300.000 untuk kebutuhan pribadi selama berada di Tanah Suci.

Akomodasi Dekat Masjidil Haram dan Nabawi

Rapat juga menetapkan batas jarak penginapan jemaah haji agar lebih dekat ke pusat ibadah.

“Jarak akomodasi di Makkah paling jauh 4,5 kilometer dari Masjidil Haram dan tempat-tempat pelaksanaan ibadah haji,” sebut Marwan.
“Sementara jarak akomodasi di Madinah paling jauh 1 kilometer atau masih di area markaziyah dari Masjid Nabawi,” tambahnya.

See also  Saudi Upgrade Fasilitas Jamarat Jelang Puncak Haji 2026, Fokus Kurangi Kepadatan Jamaah

Dengan jarak yang relatif dekat ini, jemaah diharapkan tidak terlalu kelelahan menuju lokasi ibadah, terutama pada puncak haji di kawasan Armuzna.

Biaya Turun, Kualitas Tetap Dijaga

Dari total Rp87,4 juta, jemaah hanya perlu membayar Rp54,19 juta (62%), sedangkan sisanya disubsidi dari nilai manfaat dana haji yang dikelola pemerintah.

“Biaya perjalanan Bipih atau yang ditanggung langsung oleh jemaah rata-rata per jemaah sebesar Rp54.193.806,58 atau sebesar 62 persen dari keseluruhan BPIH,” jelas Marwan.

Menariknya, angka tersebut turun sekitar Rp1,2 juta dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah menegaskan efisiensi ini tidak akan menurunkan kualitas pelayanan ibadah, baik dari aspek akomodasi, konsumsi, maupun transportasi jemaah.

Tags: akomodasi hajiBiaya Hajibpih 2026haji 2026jemaah haji indonesiakonsumsi hajilayanan hajimasa tinggal haji
Previous Post

Tak Boleh Buka Klinik Sendiri, Pemerintah RI Siapkan Kerja Sama Medis dengan Saudi untuk Haji 2026

Next Post

Turun Lagi! Biaya Haji 2026 Jadi Rp87,4 Juta, Ini Trennya dari Tahun ke Tahun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks