MADANINEWS.ID, Riyadh – Kerajaan Arab Saudi kini memiliki Mufti Agung baru, yakni Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan. Ulama senior yang dikenal luas sebagai ahli fikih dan panutan keilmuan ini resmi menggantikan Syaikh Abdulaziz bin Abdullah Al-Asy-Syaikh, yang wafat pada September lalu.
Keputusan penting ini diumumkan langsung oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud melalui dekrit kerajaan pada Rabu (23/10/2025). Selain menjabat sebagai Mufti Agung, Syaikh Al-Fauzan juga diangkat sebagai Ketua Hai’ah Kibarul Ulama (Dewan Ulama Senior) dan Kepala Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa, dengan posisi setingkat menteri.
Asal Usul dan Latar Belakang
Nama lengkapnya adalah Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan, berasal dari keluarga Alu Fauzan di daerah Syamasiyah, yang merupakan penduduk lembah Ad Dawasir.
Syaikh Al-Fauzan lahir pada tahun 1363 H (sekitar 1944 M). Sejak kecil ia sudah dikenal tekun belajar meskipun kehilangan ayahnya di usia dini. Ia dibina oleh keluarganya dengan mendalami Al-Qur’an, qira’ah, dan dasar-dasar menulis (kitabah) di bawah bimbingan Syaikh Hamud bin Sulaiman At-Talaal, seorang qari’ mutqin yang kelak menjadi hakim di provinsi Qashim.
Perjalanan Pendidikan
Tahun 1369 H, Syaikh Al-Fauzan mulai belajar di sekolah negeri Syamasiyah yang baru dibuka. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di Madrasah Faishaliyah, Buraidah (1371 H), lalu menjadi pengajar di sekolah dasar.
Pada tahun 1373 H, beliau melanjutkan pendidikan ke Ma’had Al-‘Ilmi Buraidah, dan lulus pada 1377 H. Tahun berikutnya, ia diterima di Fakultas Syari’ah Universitas Imam Muhammad bin Su’ud di Riyadh, tempat ia menuntaskan gelar sarjana (1381 H).
Tak berhenti di situ, Syaikh Al-Fauzan juga menempuh program magister dan doktoral dalam bidang fikih di universitas yang sama, menjadikannya salah satu lulusan dengan reputasi akademik yang tinggi.
Perjalanan Karier dan Aktivitas Ilmiah
Setelah lulus, beliau mengajar di Ma’had Al-‘Ilmi Riyadh, kemudian berpindah ke Fakultas Syari’ah Universitas Imam Muhammad bin Su’ud, dan selanjutnya menjadi dosen di tingkat magister Fakultas Ushuluddin. Ia juga pernah menjabat sebagai mudir (direktur) di Ma’had Ali Lil Qadha sebelum kembali mengajar di lembaga tersebut.
Aktivitas utamanya kemudian berfokus di Al-Lajnah Ad-Daimah Lil Buhuts wal Ifta (Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa), lembaga tertinggi yang bertanggung jawab atas keluarnya fatwa resmi di Kerajaan Arab Saudi.
Selain itu, Syaikh Al-Fauzan juga menjabat sebagai:
-
Anggota Hai’ah Kibarul Ulama (Dewan Ulama Senior)
-
Anggota Dewan Fikih Islam di Makkah Al-Mukarramah
-
Anggota Komisi Urusan Dakwah untuk Jamaah Haji
-
Dosen di Universitas Al-Amir Miteb bin Abdulaziz di Riyadh
Beliau juga dikenal luas lewat acara radio “Nuur ‘Ala Ad-Darb”, sebuah program tanya jawab agama yang diikuti jutaan pendengar di dunia Arab. Selain itu, ia aktif menulis di berbagai majalah ilmiah dan membimbing mahasiswa magister serta doktoral di bidang fikih dan akidah.
Guru-Guru dan Jejak Keilmuan
Syaikh Al-Fauzan menimba ilmu dari sejumlah ulama besar generasi sebelumnya, di antaranya:
-
Syaikh Abdulaziz bin Baz, mufti legendaris Arab Saudi.
-
Syaikh Abdullah bin Humaid, guru tetapnya di Buraidah.
-
Syaikh Muhammad Al-Amin Asy-Syinqithi
-
Syaikh Abdurrazaq ‘Afifiy
-
Syaikh Shalih bin Abdurrahman As-Sukaiti
-
Syaikh Shalih bin Ibrahim Al-Bulaihi
-
Syaikh Muhammad bin Subail
-
Syaikh Abdullah bin Shalih Al-Khulaifi
-
Syaikh Ibrahim bin ‘Ubaid Al-‘Abdul Muhsin
-
Syaikh Hamud bin ‘Aqlan
-
Asy-Syaikh Al-Ali’ An-Nashir
Selain itu, beliau juga belajar kepada para ulama Al-Azhar Mesir, khususnya dalam bidang hadis, tafsir, dan bahasa Arab.
Karya Ilmiah dan Kontribusi Pemikiran
Syaikh Al-Fauzan termasuk ulama yang sangat produktif. Karya-karyanya menjadi rujukan penting dalam bidang fikih, akidah, dan dakwah. Beberapa karyanya yang terkenal antara lain:
-
At-Tahqiqat Al-Mardhiyyah fi Al-Mabahits Al-Fardhiyyah (tesis magister)
-
Ahkam Al-Ath’imah fi Asy-Syari’ah Al-Islamiyyah (disertasi doktoral)
-
Al-Irsyad Ila Shahih Al-I’tiqad
-
Syarh Aqidah Al-Wasithiyyah
-
Majmu’ Muhadharat fil Aqidah wad Da’wah (2 jilid)
-
Al-Khuthab Al-Mimbariyyah fil Munasabat Al-‘Ashriyyah (4 jilid)
-
Mulakhash Al-Fiqhi (2 jilid)
-
Majmu’ Fatawa fil Aqidah wal Fiqh
-
Syarh Kitab At-Tauhid
-
Al-Bayaan fima Akhta’a fihi Ba’dh al-Kitab
-
Naqdu Kitab Al-Halal wal Haram fil Islam
-
Ithaf Ahlil Iman bi Duruus Syahri Ramadhan
Sebagian karya beliau sudah diterjemahkan ke berbagai bahasa dan menjadi rujukan utama di pesantren, universitas Islam, serta lembaga fatwa dunia.
Website resmi beliau dapat diakses di: alfawzan.af.org.sa
Dengan keilmuan mendalam, keteguhan dalam berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah, serta sikap moderat dalam menyikapi persoalan umat, Syaikh Shalih Al-Fauzan kini dipercaya memegang tanggung jawab tertinggi dalam keulamaan Arab Saudi.
Sebagai Mufti Agung, beliau diharapkan mampu melanjutkan peran strategis pendahulunya dalam menjaga kemurnian aqidah, memperkuat lembaga fatwa, dan menuntun arah keislaman moderat di bawah visi Kerajaan 2030.
