MADANINEWS.ID, Jakarta – Antusiasme umat Islam Indonesia untuk beribadah ke Tanah Suci terus melonjak. Arab Saudi mencatat bahwa Indonesia kini menjadi negara pengirim jemaah umrah terbanyak kedua di dunia sepanjang musim umrah 2025, hanya kalah dari Pakistan yang masih menduduki posisi teratas.
Menurut laporan AlArabiya yang dikutip Jumat (24/10/2025), sejak awal musim umrah baru pada Juni lalu, lebih dari 4 juta visa umrah telah diterbitkan oleh Pemerintah Arab Saudi. Setelah Pakistan dan Indonesia, posisi berikutnya ditempati India, Irak, dan Mesir.
Layanan Digital “Nusuk” Jadi Game Changer
Lonjakan jumlah jemaah ini disebut tak lepas dari peran platform digital “Nusuk”, sistem terpadu milik Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi yang mempermudah jamaah dari seluruh dunia dalam mengurus perizinan dan layanan umrah.
Melalui aplikasi Nusuk, calon jamaah kini dapat mengajukan izin umrah, memesan layanan, memilih paket perjalanan, bahkan mengatur jadwal ibadah mereka secara daring.
“Dengan Nusuk, memungkinkan bagi jamaah juga untuk memesan dan mengeluarkan izin umrah dengan mudah, serta menawarkan berbagai paket layanan digital yang mendukung pengalaman umrah,” tulis laporan tersebut.
Kementerian Haji dan Umrah menjelaskan bahwa seluruh persiapan musim umrah kali ini dilakukan lebih awal, dengan melibatkan banyak instansi pemerintah untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan jamaah.
Arab Saudi Genjot Layanan Multibahasa
Selain digitalisasi, pemerintah Saudi juga memperluas layanan edukasi dan informasi dalam berbagai bahasa — termasuk bahasa Indonesia — agar para tamu Allah dapat memahami seluruh proses ibadah dengan lebih baik.
Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memberikan pengalaman spiritual yang aman dan berkesan bagi jutaan jamaah dari seluruh dunia.
Indonesia Tunjukkan Antusiasme Tinggi
Capaian Indonesia di posisi kedua dunia menunjukkan betapa tingginya semangat masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci. Kemudahan akses digital serta meningkatnya kepercayaan terhadap sistem pelayanan umrah menjadi faktor utama lonjakan ini.
Dengan teknologi yang semakin mempermudah proses perizinan dan pemesanan, perjalanan ke Mekkah kini semakin mudah dijangkau oleh jamaah asal Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar dan paling aktif beribadah ke Tanah Suci.
