Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Saudi Sulap 20 Ribu Ton Sampah Jadi Listrik dan Air untuk Masjidil Haram

Abi Abdul Jabbar Sidik
10 October 2025 | 14:00
rubrik: Mancanegara, News
Saudi Sulap 20 Ribu Ton Sampah Jadi Listrik dan Air untuk Masjidil Haram

Masjidil Haram. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Madinah – Inovasi hijau kini ikut menyinari Tanah Suci. Arab Saudi berhasil mengubah sampah menjadi sumber energi listrik dan air bersih untuk memenuhi kebutuhan jutaan jamaah di Masjidil Haram dan sekitarnya.

Inovasi luar biasa ini dipamerkan dalam Forum Riset Haji, Umrah, dan Kunjungan di Madinah, Kamis (9/10/2025). Proyek tersebut menjadi salah satu langkah berani Kerajaan dalam membangun ekonomi sirkular yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sejalan dengan Visi Saudi 2030.

Dari 20 Ribu Ton Sampah Jadi 12 Ribu MWh Listrik

Menurut laporan Saudi Press Agency (SPA), proyek ini menggunakan teknologi pembakaran canggih untuk mengolah limbah dari area suci, menghasilkan energi listrik dan air siap pakai tanpa mencemari lingkungan.

Setiap hari, sistem ini mampu mengolah 20.000 ton sampah padat dan 550 ton lumpur, yang kemudian diubah menjadi 12.546 megawatt-jam listrik serta 22 juta liter air yang berhasil dipulihkan.

“Proyek ini juga dapat mengurangi volume sampah hingga 90 persen melalui sistem pemantauan cerdas yang mendukung ekonomi sirkular, sejalan dengan tujuan Visi Saudi 2030 dan memposisikan Dua Masjid Suci sebagai model global untuk pengelolaan berkelanjutan,” tulis laporan SPA.

Dengan kapasitas sebesar itu, proyek ini bukan hanya menjawab persoalan kebersihan, tapi juga menjadi sumber energi baru yang menopang kebutuhan ibadah jutaan jamaah setiap musim haji dan umrah.

Masjidil Haram Tak Pernah Padam Cahaya

Masjidil Haram—pusat ibadah terbesar di dunia—dikenal sebagai “kota suci yang tak pernah gelap.”
Otoritas Umum untuk Perawatan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mencatat ada lebih dari 120.000 unit lampu yang menerangi setiap sudut masjid, dari halaman hingga menara.

Selain itu, terdapat 6.900 lampu gantung besar, 500 unit pencahayaan tambahan di langit-langit dan dinding, serta 1.000 lampu lain di area luar. Semua itu menjadikan Masjidil Haram bercahaya tanpa henti, 24 jam sehari.

See also  Sukses Terapkan GRC, KSO Terminal Petikemas Koja Raih Dua Penghargaan Sekaligus

Dengan konsumsi energi sebesar itu, proyek daur ulang sampah menjadi listrik dan air bersih jelas menjadi solusi strategis untuk keberlanjutan jangka panjang.

Transformasi ini bukan sekadar kemajuan teknologi, tapi juga cerminan visi spiritual Arab Saudi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi tamu Allah.
Langkah ini memperkuat ambisi kerajaan untuk menjadikan Makkah dan Madinah sebagai kota suci paling berkelanjutan di dunia — tempat ibadah yang menggabungkan kesucian spiritual dan kepedulian ekologis.

Melalui proyek-proyek semacam ini, Arab Saudi membuktikan bahwa pelayanan terhadap jamaah haji dan umrah bisa berjalan seiring dengan inovasi hijau dan tanggung jawab global terhadap lingkungan.

Tags: energi hijau masjidil haramlistrik masjidil haramproyek hijau saudi
Previous Post

OJK: Industri Keuangan Syariah Tumbuh Positif, AUM Tembus Rp70 Triliun

Next Post

Jangan Salah Kaprah! Pakar UI Sebut Dana Jemaah dan Kuota Haji Bukan Uang Negara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks