MADANINEWS.ID, Jakarta – Persiapan ibadah haji dan umrah bukan cuma soal mental dan spiritual. Persiapan fisik juga penting, terutama soal makanan. Cuaca panas ekstrem, aktivitas ibadah yang padat, serta perbedaan cita rasa kuliner di Tanah Suci bisa menjadi tantangan bagi jamaah.
Karena itu, banyak jamaah memilih membawa bekal makanan praktis, tahan lama, dan bergizi untuk menjaga energi tetap prima. Lalu, apa saja makanan yang cocok dibawa? Berikut daftarnya:
1. Rendang
Menu favorit orang Indonesia ini terkenal awet, bergizi, dan kaya protein. Rendang bisa jadi sumber energi sekaligus pengobat rindu kampung halaman saat di Tanah Suci.
2. Abon
Ringan, praktis, dan tahan lama. Abon bisa jadi lauk pendamping nasi, roti, atau bubur instan. Kandungan proteinnya cukup untuk menjaga tenaga jamaah.
3. Buah Kering
Snack sehat sekaligus praktis. Kandungan vitamin dan mineralnya tetap terjaga meski melalui proses pengeringan. Buah kering juga membantu mencegah sembelit.
4. Kering Tempe
Kering tempe punya rasa gurih-manis yang familiar. Protein nabati dan seratnya baik untuk stamina dan pencernaan.
5. Sambal Teri
Pecinta pedas pasti suka. Terbuat dari teri kering dan cabai, sambal ini kaya protein, kalsium, omega-3, dan vitamin C.
6. Kue Kering
Camilan renyah yang awet dan cocok dimakan di sela aktivitas. Kandungan karbohidrat dan lemaknya bisa menambah energi cepat.
7. Kentang Mustofa
Irisan kentang renyah dengan bumbu pedas-manis-gurih ini praktis, tahan lama, dan kaya karbohidrat. Bisa jadi camilan atau lauk nasi.
8. Furikake
Bumbu tabur khas Jepang ini bisa bikin makanan instan jadi lebih nikmat. Terbuat dari rumput laut, biji wijen, dan ikan kering, furikake juga mengandung protein, kalsium, dan omega-3.
Selain bekal makanan, jamaah juga disarankan membawa air mineral, multivitamin, dan obat-obatan pribadi agar kesehatan tetap terjaga. Dengan tubuh yang fit, ibadah pun bisa dijalani dengan lebih khusyuk.
