MADANINEWS.ID, JEDDAH – Arab Saudi makin serius memanjakan jamaah internasional. Negeri dua kota suci itu kini menyediakan visa transit khusus yang memungkinkan penumpang pesawat singgah lebih lama sekaligus menunaikan ibadah umrah. Uniknya, biaya yang dipatok super murah, tak sampai Rp250 ribu.
Dilansir dari theislamicinformation, program ini hanya berlaku bagi penumpang maskapai Saudia dan Flynas. Dengan visa ini, traveler bisa tinggal di Arab Saudi hingga 96 jam (4 hari). Kesempatan itu cukup untuk menjalankan umrah di Makkah dan Madinah, bahkan sempat menjelajahi kota-kota lain tanpa perlu ribet urus visa tambahan.
Murah Banget, Rinciannya Begini
Visa transit ini terdiri atas dua komponen biaya. Pertama, pemrosesan visa sebesar SAR 39,50 atau sekitar Rp170 ribu. Kedua, asuransi kesehatan wajib senilai SAR 13 atau Rp55 ribu. Jika ditotal, biaya yang harus dibayar penumpang hanya SAR 52,50 atau sekitar Rp225 ribu.
Angka ini menjadikan visa transit umrah Saudi sebagai salah satu opsi paling hemat bagi umat Muslim yang ingin singgah sekaligus beribadah.
Proses Gampang, Beres dalam Hitungan Menit
Tak perlu khawatir soal birokrasi, karena visa transit ini langsung diproses otomatis saat memesan tiket dengan opsi stopover. Persetujuan biasanya muncul hanya dalam hitungan menit.
Syaratnya juga simpel:
-
Penumpang wajib punya tiket lanjutan (onward ticket) dengan maskapai yang sama.
-
Paspor masih berlaku minimal enam bulan.
-
Untuk ibadah umrah, jamaah tetap harus mendaftar melalui aplikasi resmi Nusuk, aplikasi yang dipakai untuk mengatur jadwal masuk ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Program visa transit ini bukan sekadar inovasi, tapi juga strategi Saudi untuk mendongkrak jumlah jamaah umrah dari seluruh dunia. Dengan biaya murah dan proses cepat, setiap transit di bandara Jeddah atau Riyadh bisa jadi pintu emas untuk beribadah di tanah suci.
