Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Target Rp51 Triliun, Kemenag Fokus Tingkatkan SDM Amil Zakat

Abi Abdul Jabbar Sidik
4 August 2025 | 06:30
rubrik: ZIS & Wakaf
Target Rp51 Triliun, Kemenag Fokus Tingkatkan SDM Amil Zakat

Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) resmi mengukuhkan 267 amil zakat kompeten dalam Inaugurasi Nasional Amil Zakat Kompeten yang digelar di Jakarta, Kamis (31/7/2025). Para amil ini merupakan lulusan uji kompetensi dan sertifikasi SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia) Bidang Zakat dari tiga angkatan sepanjang tahun 2025.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menyebut pengukuhan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola zakat nasional.

“Inaugurasi ini bagian dari ikhtiar memperkuat tata kelola zakat, meningkatkan kepercayaan publik, dan mendorong optimalisasi pengumpulan serta distribusi dana zakat di Indonesia,” ujarnya.

Amil Tak Sekadar Tukang Tagih, tapi Garda Depan Zakat

Menurut Abu, peran amil zakat sangat vital. Ia menegaskan bahwa amil bukan hanya pelaksana teknis, melainkan aktor utama keberhasilan misi zakat.

“Amil yang kompeten dapat menutupi berbagai kelemahan dalam regulasi, tata kelola, dukungan pemangku kepentingan, hingga literasi masyarakat,” tegasnya.

Meski Indonesia sudah memiliki regulasi yang memadai soal zakat, Abu mengingatkan bahwa regulasi saja tidak cukup.

“Undang-undang zakat sudah kita miliki. Pimpinan puncak negeri ini juga punya keinginan kuat untuk meningkatkan pengumpulan dan distribusi zakat. Tapi SDM tetap jadi kunci utama,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kompetensi amil tidak sebatas kemampuan administratif, tapi juga harus mencakup profesionalisme dan integritas.

“Tata kelola yang baik akan menjadi kunci kepercayaan publik. Makin baik tata kelolanya, makin baik pula kepercayaan publik kepada lembaga pengelola zakat,” katanya.

Target Zakat Rp51 Triliun, SDM Amil Jadi Penentu

Dalam forum tersebut, Abu Rokhmad menyebut target nasional pengumpulan zakat pada tahun 2025 sebesar Rp51 triliun. Target ini dinilai realistis, asal kualitas amil terus ditingkatkan dan lembaga zakat berani berinvestasi dalam pengembangan SDM.

See also  Program Zakat dan Wakaf Dinilai Tingkatkan Pendapatan Mustahik hingga 60%

Ia bahkan membuka wacana pelatihan amil hingga ke luar negeri.

“Pelatihan manajemen risiko dan berbagai pelatihan lain perlu diberikan agar mereka makin fokus dan berdedikasi meningkatkan pengumpulan dan distribusi zakat,” tuturnya.

Abu juga menyampaikan apresiasi kepada tiga Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah jadi mitra strategis uji kompetensi, yakni LSP Baznas, LSP Beksa, dan LSP KS.

“Kami sampaikan terima kasih kepada LSP Baznas, LSP Beksa, dan LSP KS yang telah menjadi mitra strategis dalam kegiatan uji kompetensi ini,” katanya.

Baginya, kehadiran LSP merupakan bukti keseriusan negara dalam menjamin mutu amil zakat secara profesional.

“Standar mutu amil zakat dijaga melalui sertifikasi berbasis kompetensi, bukan semata kepercayaan,” tutup Abu.

Tags: SDM Amil Zakattata kelola zakatzakat
Previous Post

Rakernas Evaluasi Haji 2025 Rampung, Ini 5 Rekomendasi Penting yang Dihasilkan

Next Post

KPK Dukung Pemisahan Fungsi Haji, Tapi Ingatkan Jangan Tambah Birokrasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks