MADANINEWS.ID, Jakarta – Hingga pertengahan Juli 2025, kuota haji Indonesia untuk tahun 2026 masih belum diumumkan oleh pemerintah Arab Saudi. Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Badan Penyelenggara Ibadah Haji (BP Haji), Dahnil Anzar Simanjuntak, saat ditemui di Kompleks DPR RI, Selasa (15/7/2025).
“Sampai hari ini kami belum tahu ya penyebab belum diumumkan kuota haji. Tapi memang kan ada rencana Menteri Haji dan Umrah (Arab) akan ke Indonesia di bulan Agustus nanti,” ujar Dahnil.
Menurut informasi yang diterima pihak BP Haji, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dijadwalkan melakukan kunjungan ke Indonesia pada 4–6 Agustus 2025. Namun, Dahnil mengaku belum mengetahui secara pasti agenda utama dari kunjungan tersebut, termasuk apakah akan berkaitan langsung dengan pengumuman kuota haji.
“Tanggal 4-6 Agustus Menteri Haji dan Umrah akan ke Indonesia. Kita enggak tahu, mungkin momentumnya akan disampaikan pada momentum itu atau seperti apa. Tapi yang jelas sampai dengan hari ini saya belum tahu sebabnya kenapa belum diumumkan,” tegasnya.
Meski belum ada kepastian, BP Haji memperkirakan kuota haji untuk tahun 2026 tidak akan jauh berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu sekitar 221.000 jemaah.
“Ya kemarin pada Pak Kepala BP Haji bertemu dengan Kementerian Haji. Kemungkinan ya kuota kita sementara itu sama dengan sebelumnya. Jadi estimasinya ya sekitar 221.000,” pungkas Dahnil.
Sebelumnya, BP Haji tengah bersiap menghadapi peralihan wewenang dari Kementerian Agama dalam urusan penyelenggaraan ibadah haji. Proses transisi ini dikawal langsung oleh Presiden Prabowo dan Komisi VIII DPR RI, termasuk dalam agenda restrukturisasi dan transparansi sistem penyelenggaraan.
