Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

40 Jemaah Haji Masih Dirawat di Arab Saudi, Ini Daftar Kontak Tim KUH yang Bisa Dihubungi Keluarga

Abi Abdul Jabbar Sidik
14 July 2025 | 08:34
rubrik: Haji & Umrah
Jemaah Haji Sakit Bisa Pulang Lebih Awal Lewat Skema Tanazul, Ini Syaratnya

Jemaah haji sakit. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JEDDAH – Operasional ibadah haji 1446 H secara resmi telah berakhir pada 11 Juli 2025, ditandai dengan kepulangan kloter terakhir jemaah haji Indonesia dari Madinah. Namun, sebanyak 40 jemaah haji masih harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Arab Saudi.

Konsul Haji di Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah, Nasrullah Jasam, memastikan bahwa pihaknya tetap mendampingi para jemaah yang tengah dirawat.

“Tahun ini, pasca operasional haji, ada 40 jemaah yang dirawat di RSAS Arab Saudi. Enam jemaah dirawat di rumah sakit yang ada di Makkah, enam jemaah di rumah sakit yang ada di Jeddah, satu jemaah di rumah sakit Riyadh, dan 27 jemaah dirawat di rumah sakit yang ada di Madinah,” jelas Nasrullah di Jeddah, Senin (14/7/2025).

Ia menambahkan, para jemaah akan terus dipantau kondisinya oleh tim, dan jika sudah mendapat surat keterangan layak terbang (medif), maka mereka akan segera dipulangkan dengan pendampingan khusus.

“Jemaah ini nanti akan kita pantau terus keadaannya. Jika sudah mendapatkan medif atau surat keterangan layak terbang akan dipulangkan, baik dalam posisi duduk atau berbaring dengan dibantu pendamping dari KUH Jeddah,” tambahnya.

Daftar Kontak Penghubung untuk Keluarga Jemaah

Nasrullah menyebutkan bahwa para jemaah yang dirawat berasal dari berbagai embarkasi di Indonesia. Mulai dari Banjarmasin (BDJ), Kertajati (KJT), Jakarta – Pondok Gede (JKG), Lombok (LOP), Padang (PDG), Makassar (UPG), Batam (BTH), Aceh (BTJ), Palembang (PLM), Jakarta – Bekasi (JKS), Solo (SOC), hingga Surabaya (SUB).

Bagi keluarga yang ingin mengetahui kondisi anggota keluarganya yang masih dirawat, KUH telah menyiapkan tim penghubung yang bisa dihubungi di masing-masing wilayah.

See also  KPK Dalami Dugaan Keuntungan Ilegal Rp 40,8 Miliar dari Kuota Haji Khusus

“Bagi keluarga yang ingin mengetahui keadaan jemaah yang dirawat di RS Arab Saudi, kami sudah siapkan tim penghubung yang bisa dihubungi, baik di Madinah, Makkah, maupun Jeddah,” ujar Nasrullah.

“Saat ini, ada juga lima perawat Indonesia yang ada di Saudi dan kita rekrut untuk membantu memantau perkembangan kondisi kesehatan jemaah haji,” lanjutnya.

Berikut daftar kontak tim penghubung KUH dan perawat yang dapat dihubungi:

Madinah:

  1. Ahmad Hasidin (Tim KUH): +966 50 300 6176

  2. Hesti (Perawat): 0535132495

  3. Dwi (Perawat): 0535495392

Makkah:
4. Misbah Baharun (Tim KUH): +966 56 155 2687
5. Fitri (Perawat): 0534992418
6. Meyka (Perawat): 0506393462

Jeddah:
7. Azzam Mahfudz (Tim KUH): +62 535 161741
8. Devi Kania (Perawat): 0538639658

Tags: jemaah haji sakitKantor Urusan Haji
Previous Post

Muhammadiyah Fokus Kuatkan BPRS, Belum Tertarik Dirikan Bank Umum Syariah

Next Post

Layanan Kesehatan Haji 2025 Resmi Ditutup, Kemenkes: Jumlah Jemaah Wafat Turun!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks