MADANINEWS.ID, Jakarta – Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochammad Irfan Yusuf dan Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Bin Abdullah, di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Rabu (19/6/2025).
Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah awal persiapan penyelenggaraan haji 2026, yang mulai tahun depan akan sepenuhnya dikelola oleh BP Haji. Keduanya membahas evaluasi penyelenggaraan haji tahun ini serta menyusun strategi untuk memperkuat kerja sama Indonesia–Arab Saudi dalam pelayanan haji.
“Kami sepakat untuk terus bersinergi antara Indonesia dan Arab Saudi dalam menyusun strategi pelaksanaan haji 2026 lebih awal,” ujar Gus Irfan.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan dan Tata Kelola Haji
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak saling mengapresiasi kemitraan yang telah terbangun. Gus Irfan juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Arab Saudi atas pelayanan baik kepada jamaah haji Indonesia tahun ini.
“Presiden berulang kali menekankan bahwa BP Haji harus menjadi institusi dengan integritas tinggi dalam mengelola ibadah haji,” tegas Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar.
Ia menambahkan bahwa prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas akan menjadi prioritas dalam reformasi tata kelola haji yang akan diterapkan pada penyelenggaraan mendatang.
Sementara itu, Dubes Faisal Bin Abdullah menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan dukungannya atas penguatan kerja sama bilateral di bidang haji.
“Kami berharap, penyelenggaraan haji ke depan dapat berjalan lebih baik, sukses, dan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh anggota jamaah,” ujarnya.
Pertemuan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan diplomatik kedua negara, khususnya dalam urusan penting penyelenggaraan ibadah haji, yang melibatkan jutaan umat Muslim dari Indonesia setiap tahunnya.
