MADANINEWS.ID, Makkah – Kalau kamu sedang berhaji di Makkah, jangan lupa mampir ke Pasar Kakiyah. Pusat perbelanjaan oleh-oleh yang satu ini jadi favorit para jemaah dari berbagai negara, termasuk jemaah haji asal Indonesia.
Selasa siang (11/6/2025), meski cuaca cukup terik, kawasan Kakiyah tetap ramai dipadati jemaah yang berburu oleh-oleh. Dari gamis, abaya, karpet, sampai perhiasan—semua tersedia di sini. Bahkan, kalau jeli menawar, bisa dapat harga miring!
Dari Gelang hingga Karpet, Jemaah Indonesia Antusias Belanja
Salah satu jemaah asal Tasikmalaya, Nia, tampak mencoba gelang emas di salah satu toko perhiasan.
“Saya lagi pilih-pilih gelang, untuk saya sendiri,” ujarnya singkat sambil tersenyum.
Sementara itu, Juju Haeti, jemaah asal Banten, kedapatan membawa dua kantong plastik besar berisi karpet. Ia berbelanja bersama suaminya.
“Ini karpet bagus dan murah. Saya beli,” katanya.
“Koper saya kebetulan masih muat,” lanjutnya saat ditanya apakah barang itu akan dikirim lewat ekspedisi atau masuk bagasi.
Selain karpet, Juju juga memborong baju untuk anak-anaknya di rumah.
“Ini kalau di Indonesia ya kayak Tanah Abang. Barangnya murah dan bagus,” kata Juju antusias.
Bisa Pakai Rupiah, Tapi Siapkan Riyal Kalau Mau Nawar
Di Pasar Kakiyah, kamu bisa menemukan abaya, gamis, surban, perhiasan, dan suvenir khas Tanah Suci dengan harga bervariasi. Abaya dijual mulai dari 20 riyal, sementara suvenir kecil mulai dari 1 riyal.
Kalau kamu pandai menawar, harga bisa jadi jauh lebih murah. Jangan khawatir jika belum menukar uang, karena di sekitar Kakiyah tersedia ATM berlogo VISA untuk tarik tunai Riyal. Bahkan, beberapa toko juga menerima pembayaran dalam Rupiah.
Pasar Kakiyah bukan sekadar tempat belanja, tapi juga jadi saksi keceriaan jemaah haji Indonesia di Makkah. Di antara kesibukan ibadah, momen berburu oleh-oleh ini menjadi cara jemaah membawa pulang kenangan manis dari kota kelahiran Nabi Muhammad SAW.
