MADANINEWS.ID, Jakarta – Sebanyak 40 jemaah haji asal Indonesia diberangkatkan ke Tanah Suci sebagai tamu kehormatan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Acara pelepasan digelar Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Selasa (27/5).
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Faisal Abdullah H. Amodi, menyebut para jemaah yang berangkat ini adalah sosok-sosok pilihan.
“Mereka ini merupakan pilihan dan mewakili apa yang telah diinstruksikan oleh Raja Salman,” ujar Dubes Faisal dalam sambutannya.
Ia menegaskan, undangan haji dari Raja Salman ini merupakan wujud perhatian Arab Saudi kepada umat Islam sekaligus bentuk komitmen dalam memfasilitasi pelaksanaan rukun Islam kelima.
“Dan tentu program ini bukan juga program untuk mendatangkan tamu semata, tetapi memiliki makna atau pesan khusus tentang perdamaian,” imbuhnya.
Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat solidaritas dan persaudaraan antarumat Islamdi dunia. Arab Saudi ingin menegaskan perannya sebagai pelayan dua Tanah Suci sekaligus pendukung kepentingan umat Islam global.
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa seluruh pembiayaan dalam program haji undangan ini ditanggung langsung oleh keluarga Kerajaan Saudi.
“Bukan saja dari Indonesia, tapi juga dari negara-negara seperti Amerika, di Eropa, dan negara-negara non-Muslim yang lain juga banyak sekali yang diundang. Bahkan sampai ratusan, mungkin juga sampai ribuan,” kata Nasaruddin.
Ia berharap program ini terus berlanjut setiap tahun. Kepada para jemaah undangan, Menag juga menyampaikan pesan agar mereka menjaga nama baik bangsa selama berada di Tanah Suci.
“Jadi, tingkah lakunya, perilakunya, dan juga jangan sampai nanti mencitra negatifkan, sehingga nanti orang kan bisa berubah. Kalau kita menjadi tamu yang baik, pasti akan menjadi tuan rumah yang baik juga orang di sana,” ujarnya.
Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi salah satu tokoh yang turut menerima undangan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukurnya bisa menjadi bagian dari tamu haji Raja Salman.
“Ini merupakan rasa bangga dan tentu ini membawa hubungan yang baik antara Indonesia dengan Saudi, dan ini semua terjaga karena kerja keras Pak Duta Besar Saudi yang ada di Indonesia,” ungkap Cak Imin.
Ia juga berharap kerja sama Indonesia dan Arab Saudi akan makin erat, terutama dalam bidang keagamaan, sosial, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat.
“Pasti, kita akan melakukan koordinasi dengan berbagai jamaah Indonesia, membantu dan melayani jamaah Indonesia,” tambahnya.
Selain Cak Imin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga termasuk dalam daftar tokoh yang menerima undangan khusus dari Raja Salman.
