Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Jelang Puncak Haji, Ini 5 Tips Agar Jemaah Tetap Sehat Jalankan Ibadah Meski Cuaca Terik

Abi Abdul Jabbar Sidik
23 May 2025 | 13:00
rubrik: Haji & Umrah
Awas! Berhaji Pakai Visa Ziarah Bisa Dideportasi

Jemaah Haji di Bukit Arafah pada Puncak Haji 10 Dzulhijjah. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Makkah – Jelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), suhu di Kota Makkah melonjak tinggi hingga menyentuh 46 derajat Celcius. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pun mengingatkan jemaah untuk lebih waspada dan menjaga stamina agar tetap sehat selama menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.

“Jumlah jemaah yang datang semakin bertambah, baik dari Madinah maupun dari Tanah Air. Saat ini, lebih dari 71 ribu jemaah haji Indonesia telah berada di Makkah, dan akan terus bertambah hingga mencapai 203 ribu orang,” kata Kepala Bidang Kesehatan PPIH Arab Saudi, dr. M. Imran, dalam konferensi pers di Kantor Urusan Haji Makkah, Senin (19/5/2025).

Menurutnya, suhu ekstrem dan kepadatan jemaah dari berbagai negara berisiko menimbulkan kelelahan, dehidrasi, hingga memperparah penyakit bawaan seperti hipertensi, diabetes, atau gangguan pernapasan.

Ini 5 Tips Jaga Kesehatan dari PPIH:

  1. Istirahat Dulu Sebelum Umrah Wajib
    Setibanya di Makkah, jemaah disarankan untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum melaksanakan umrah wajib agar tubuh tidak drop akibat kelelahan perjalanan panjang.

  2. Hindari Aktivitas Luar Ruangan saat Terik
    Jangan keluar hotel antara pukul 10.00 hingga 16.00 WAS. Ini adalah waktu dengan paparan panas tertinggi yang berisiko menyebabkan heatstroke atau dehidrasi.

  3. Perbanyak Minum Air, Terutama Zamzam
    Jangan tunggu haus! Idealnya, jemaah minum sekitar 200 cc air setiap satu jam saat beraktivitas. Air zamzam sangat dianjurkan karena kandungan mineralnya.

  4. Gunakan Masker saat Sakit
    Bila mengalami batuk atau flu, gunakan masker untuk mencegah penularan ke jemaah lain, apalagi di tengah kerumunan padat seperti Masjidil Haram.

  5. Prioritaskan Ibadah Ringan bagi yang Punya Penyakit Kronis
    Bagi jemaah dengan penyakit seperti jantung, diabetes, atau gangguan paru, sebaiknya tidak memaksakan diri melaksanakan umrah sunah. Fokuskan pada ibadah ringan seperti zikir, tadarus, dan sedekah dari kamar hotel.

See also  Prabowo Dorong Penurunan Biaya Haji: “Kalau Bisa, Lebih Murah dari Malaysia”

Bagi jemaah lanjut usia dan disabilitas, sangat disarankan untuk menggunakan kursi roda saat tawaf dan sa’i, dan selalu didampingi oleh jemaah yang lebih sehat atau muda. Jika muncul keluhan kesehatan, segera periksakan diri ke dokter haji di lokasi.

Terpisah dari Rombongan? Ini yang Harus Dilakukan

Bila jemaah terpisah dari rombongan di Masjidil Haram, dua hal ini wajib diingat:

  1. Ingat pintu masuk pertama saat masuk Masjidil Haram.

  2. Segera cari petugas haji berpakaian ihram dengan tanda “PETUGAS HAJI”. Petugas PPIH Sektor Khusus (Seksus) Haram selalu siaga di sembilan titik pos sekitar Masjidil Haram untuk membantu jemaah yang tersesat.

Tags: armuznajemaah haji indonesiaPuncak Hajitips hajitips sehat haji
Previous Post

MUI Tolak Wacana Dam Tamattu Disembelih di Indonesia, Tegaskan Bertentangan dengan Fatwa

Next Post

Perhatikan! Ini Aturan Pakaian & Etika Saat Ihram dan di Tanah Suci

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks