MADANINEWS.ID, Jeddah – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Haji 2025 Kementerian Agama RI telah tiba di Arab Saudi pada Rabu (21/5/2025) sore waktu setempat. Tim ini akan mengawal langsung kualitas layanan jemaah haji Indonesia di berbagai titik penting pelaksanaan ibadah haji.
Ketua Tim Monev Haji 2025, Saiful Mujab, mengatakan tim terdiri dari unsur pimpinan Kantor Wilayah Kemenag, para rektor PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri), serta elemen lain di lingkungan Kemenag.
“Jumlah tim hari ini sekitar 21 orang, terdiri dari kurang lebih 12 orang dari Kanwil, enam rektor, dan sisanya dari unsur lain,” jelas Saiful Mujab di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Kamis (22/5/2025).
Fokus Kawal 9 Titik Layanan Haji
Tim ini akan disebar ke tiga wilayah utama operasional haji: Daker Makkah, Daker Madinah, dan Daker Bandara. Mereka akan memantau langsung sembilan titik layanan yang telah disusun berdasarkan SOP (Standard Operating Procedure).
“Tim ini akan mengawal langsung proses pelayanan dari titik satu ke titik lain, baik itu layanan transportasi, katering, maupun akomodasi. Kami akan all out membantu jemaah, bekerja sama dengan PPIH di sektor, kloter, dan semua lini pelayanan,” tegas Saiful.
Sembilan titik tersebut mencakup berbagai tahapan penting perjalanan jemaah, termasuk layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), serta proses perpindahan jemaah antar lokasi. Layanan murur dan tanazul juga masuk dalam area pengawasan.
Tugas 30 Hari, Kawal dan Evaluasi Layanan
Tim Monev dijadwalkan bertugas di Tanah Suci selama 25 hingga 30 hari. Selain melakukan pendampingan teknis di lapangan, mereka juga akan menyusun laporan serta rekomendasi peningkatan kualitas layanan haji.
“Kami hadir atas penugasan langsung dari Bapak Menteri Agama, Sekretaris Jenderal, dan Direktur Jenderal. Kami akan bekerja sepenuh hati demi memastikan jemaah mendapatkan layanan terbaik,” pungkas Saiful Mujab.
