Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Waspada! Ini 5 Tanda Gangguan Kesehatan Jiwa yang Sering Dialami Jemaah Haji di Tanah Suci

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 May 2025 | 09:35
rubrik: Gaya Hidup, Haji & Umrah, Info Sehat
Lindungi Jamaah Haji, KKHI Siapkan Fasilitas Medis Lengkap di Tanah Suci

Pelayanan Kesehatan jemaah haji di KKHI. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MADINAH – Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah mengungkapkan bahwa gangguan kejiwaan, khususnya stres akut dan gangguan penyesuaian diri, merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh jemaah haji Indonesia gelombang pertama sejak awal kedatangan mereka di Tanah Suci pada Mei 2025.

Meskipun penyakit kronis seperti gangguan jantung, hipertensi, dan diabetes tetap menjadi diagnosis terbanyak, tim kesehatan mengingatkan agar gejala stres tidak diabaikan. Kondisi tersebut banyak ditemukan oleh petugas kesehatan di Daerah Kerja (Daker) Madinah.

Dokter spesialis kejiwaan KKHI Madinah, dr. Kusufia Mirantri, Sp.KJ, menjelaskan bahwa perubahan lingkungan, kelelahan, dan faktor psikologis seperti perpisahan dari keluarga dapat memicu stres pada sebagian jemaah.

“Banyak jemaah, terutama lansia atau mereka yang memiliki kerentanan sebelumnya, mengalami kesulitan beradaptasi. Stres dan gangguan penyesuaian ini dapat bermanifestasi dalam berbagai bentuk, mulai dari gangguan tidur, kecemasan berlebih, hingga gejala psikosomatis,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan kepedulian dari sesama jemaah, pendamping, atau keluarga dalam mengenali gejala awal gangguan kejiwaan agar dapat segera diberikan dukungan atau penanganan profesional.

“Deteksi dini adalah kunci untuk penanganan yang efektif, sehingga tidak mengganggu kekhusyukan ibadah jamaah,” jelas dr. Upi, sapaan akrabnya.

Tanda-Tanda Awal yang Perlu Diperhatikan

Dr. Upi menguraikan sejumlah tanda yang patut diwaspadai:

  1. Perubahan perilaku mencolok
    Jemaah yang biasanya ramah dan aktif mendadak menjadi mudah tersinggung, menarik diri, atau menghindari interaksi sosial.

  2. Kesulitan tidur atau insomnia
    Gangguan tidur yang berlangsung terus-menerus dapat mengindikasikan tekanan mental yang memengaruhi kondisi fisik dan emosi.

  3. Kecemasan atau ketakutan berlebihan
    Jika rasa cemas berkembang menjadi takut yang tidak rasional dan mengganggu aktivitas seperti enggan keluar kamar atau takut berada di keramaian, maka diperlukan perhatian serius.

  4. Disorientasi terhadap tempat, waktu, dan orang
    “Mereka bisa jadi tidak tahu sedang berada di mana, lupa hari atau tanggal, bahkan kesulitan mengenali teman serombongan atau pendampingnya,” jelasnya.

  5. Perubahan mood yang drastis dan mendadak
    Suasana hati yang berubah ekstrem tanpa alasan jelas, seperti tiba-tiba menangis atau marah karena hal kecil, bisa menjadi sinyal adanya gangguan penyesuaian.

See also  Lansia Tangguh! Dua Jemaah Aceh Berusia Hampir Seabad Siap Jalani Haji Tahun Ini

Langkah Respons yang Dianjurkan

Apabila tanda-tanda tersebut muncul, jemaah lain diimbau untuk tidak membuat diagnosis sendiri. Pendamping atau teman jemaah sebaiknya memberikan dukungan emosional, mendekati dengan empati, dan membantu dalam hal-hal sederhana seperti navigasi fasilitas.

“Jangan ragu untuk segera melaporkan kondisi tersebut kepada ketua rombongan atau Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) yang mendampingi. Mereka lebih kompeten untuk melakukan penilaian awal dan memberikan intervensi yang tepat, termasuk merujuk ke KKHI jika diperlukan,” tegas dr. Upi.

Pihak KKHI berharap dengan kepedulian bersama, para jemaah haji dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan nyaman, serta tetap dalam kondisi fisik dan mental yang sehat sepanjang perjalanan ibadah.

Tags: Jemaah lansiakesehatan jiwapenyakit jemaah hajistress
Previous Post

Jelang Wukuf, PPIH Pastikan Kesiapan Tenda dan Layanan Armuzna

Next Post

Distribusi Kartu Nusuk Tersendat, 35 Ribu Jemaah Haji Belum Kebagian

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks