Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tanggal 15 dan 16 Juli, Matahari Tepat diatas Ka’bah

Abi Abdul Jabbar Sidik
16 July 2018 | 09:52
rubrik: Indeks
Tanggal 15 dan 16 Juli, Matahari Tepat diatas Ka’bah
Share on FacebookShare on Twitter
IBADAH.ID, Jakarta – Sebuah fenomena alam  terjadi pada hari Minggu, 15 Juli 2018 dan Senin, 16 Juli 2018. Menurut perhitungan astronomis, pada pukul 16:17 WIB / 17.17 WITA terjadi terjadi fenomena “Istiwa A’zham” atau “Rashdul Kiblat” yaitu saat dimana posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah sehingga bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus dimanapun akan mengarah lurus ke Ka’bah.
Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah, Ditjen Bimas Islam, Juraidi dalam press Release nya mengatakan, momentum tersebut merupakan saat yang tepat untuk memverifikasi arak kiblat di Masjid atau Mushalla, sebab bayangan benda pada saat itu akan mengarah lurus ke Ka’bah.
Sehubungan dengan itu, ia berpesan kepada umat Islam yang akan memperbaiki arah kiblatnya agar disesuaikan dengan bayang-bayang benda pada saat itu. Juraidi juga menambahkan terdapat tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pengukuran arah kiblat, yaitu :
Pertama, memastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar tegak lurus, untuk hal ini masyarakat bisa menggunakan Lot/Bandul sebagai alat bantu.
Kedua, pastikan bahwa permukaan dasar betul-betul datar dan rata, sehingga bayang-bayang benda tidak bergelombang.
Terakhir, waktu pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom, agar benar-benar tepat dengan momentum rashdul kiblat.
Untuk diketahui, selain memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat, teknik lain yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat adalah dengan menggunakan kompas atau theodolite, hanya saja teknik ini lebih rumit sehingga memerlukan keahlian khusus.
See also  Begini 7 Tahap Pembuatan Kiswah Ka'bah, dari Sutra hingga Sulaman Emas
Tags: Bimas Islam'Istiwa A’zhamKabah
Previous Post

Aplikasi Haji Pintar 2018 Sudah Tersedia untuk Diunduh

Next Post

MUI-ModernCikande Kembangkan Laboratorium Halal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks