IBADAH.ID, Jakarta – Pemilik PT PayTren Aset Manajemen Yusuf Mansur menginginkan agar koperasi di Indonesia mengambil peran penting dalam dunia investasi di Indonesia. Ia meyakini koperasi punya potensi untuk menjadi investor bagi proyek-proyek raksasa sekaligus mampu mengelola entitas yang menguasai hajat hidup orang banyak.
“Karena itu saya membawa visi misi bagaimana kemudian DNA bangsa kita, negeri kita, diri kita coba menjadi investor salah satunya lewat koperasi,” kata Yusuf di Jakarta, Kamis (05/07/2018)
Ia menekankan koperasi harus bisa berinvestasi dan memiliki saham dari produk-produk strategis yang banyak digunakan secara masal.
“Sampai kemudian koperasi kalau bisa juga memegang saham industri fintech yang saat ini menjadi industri primadona. Koperasilah kalau bisa menjadi pemilik usaha-usaha yang menyentuh masyarakat banyak sehingga kita tidak dikuasai oleh kapitalis. Kapitalisnya adalah kapitalisasi umat dimana umat yang menjadi kapitalisnya, bukan perseorangan,” ujar pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang ini.
Yusuf bertekad meletakkan dasar perintisan koperasi yang terhubung dengan aset manajemen, modal ventura, perbankan, fintech, dan payment gateways. “Saya menggabungkannya dalam tubuh PayTren dimana koperasi menjadi backbone, roh, nyawa, dan sistem perjuangan di dalamnya,” terang Yusuf.
Ia membayangkan jika proyek strategis seperti tol, bandara, pelabuhan, dan proyek infrastruktur lainnya semestinya dilakukan oleh koperasi maka hal itu pasti akan lebih terasa langsung manfaatnya bagi masyarakat banyak.
“Orang kecil sekarang bisa menjadi investor, memang kalau sendirian enggak akan bisa tapi kalau bersama-sama melalui koperasi itu sangat mungkin. Kita jangan cuma pakai, ayo dengan kelincahan koperasi kita masuk ke dunia investasi,” pungkasnya.
Terkait langkah menjadi investor, salah satu yang sudah direalisasikan YM adalah dengan membeli saham BRI Syariah (dengan kode emiten BRIS) dilantai bursa, melalui Paytren Aset Management dan Kopindo (Koperasi Indonesia Berjamaah).
“Setelah BRIS, dimana koperasi menjadi salah satu pemegang saham di BRIS, kita juga jalan jalan ke bank bank syariah lain. Dalam arti kita akan membeli juga saham-saham bank syariah lainnya. Ini industrti terbuka, sekarang kesempatan bagi koperasi, kecil kecil tapi bisa beli barang besar,” katanya.
