Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

60 Persen Calon Jamaah Umroh Belum Divaksin

Abi Abdul Jabbar Sidik
22 September 2021 | 09:30
rubrik: News, Nusantara
Selama Pandemi, Total 10 Juta Jamaah Laksanakan Umrah

Suasana pelaksanaan umrah saat Pandemi. (foto:dok/ist)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Khoirizi Dasir menyebut masih ada 60 persen calon jamaah umrah yang belum melakukan vaksinasi.

“Pertanyaannya kemudian adalah, sudah siapkah jamaah umrah bila kuota umrah dibuka Arab Saudi, karena data yang ada saat ini di aplikasi Sipatuh 60 persen calon jamaah umrah yang terdaftar masih belum melaksanakan vaksin?” ujar Khoirizi Dasir, saat membuka kegiatan jamarah oleh Kemenag Sulsel secara virtual di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan selama dua tahun Pemerintah Arab Saudi belum membuka secara global, baik untuk ibadah haji maupun umrah.

Namun, untuk beberapa bulan hingga tahun depan, situasi masih mungkin terjadi dan Pemerintah Arab Saudi kemungkinan akan membuka diri lagi hingga semua normal kembali.

Khoirizi juga mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh warga bangsa, khususnya lagi buat para jamaah calon haji dan umrah untuk segera melakukan vaksinasi agar bisa membantu pemerintah dalam mengatasi dan mengendalikan COVID-19.

“Yuk vaksin, mari membantu pemerintah mengatasi dan mengendalikan COVID-19. Semoga dengan ikhtiar kita bersama ini, pandemi bisa berakhir dan penyelenggaraan haji dan umrah bisa kembali terlaksana dengan normal,” katanya.

Selain itu, Khoirizi mengakui jika saat ini ada sekitar lima juta lebih calon haji yang masuk daftar tunggu di Indonesia, belum lagi umrah yang jumlahnya juga sangat banyak.

Khoirizi menjelaskan berhaji dan berumrah itu harus istikamah atau konsisten dengan aturan, juga harus istita’ah (makna kemampuan) dalam ibadah, perjalanan dan kesehatan, karena saat ini bangsa-bangsa di dunia dalam situasi Pandemi COVID-19.

“Maka bagaimana mempersiapkan haji dan umrah di masa pandemi, inilah yang sementara dan sedang kami bahas terus menerus dengan DPR dan pemangku kepentingan terkait, utamanya dengan Pemerintah Arab Saudi,” ucapnya.

See also  Kemenag Minta Saudia Airlines Lebih Tepat Waktu Saat Angkut Jemaah Haji
Tags: Dirjen PHUjamaah umrahKemenagvaksin covid-19vaksinasi covid-19
Previous Post

Kemenag Minta Calon Jamaah Umrah Segera Ikut Program Vaksinasi

Next Post

Menag Yaqut: Santri Miliki Komitmen Seumur Hidup Bela Tanah Air

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks