Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Ancaman Virus Corona, Persiapan Haji Tetap Berjalan

Abi Abdul Jabbar Sidik
18 March 2020 | 15:27
rubrik: Haji & Umrah
Ancaman Virus Corona, Persiapan Haji Tetap Berjalan

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid saat membuka seleksi Petugas Haji non Kloter tingkat pusat, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. (foto:kemenag)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Meski di tengah ancaman wabah virus corona dan penutupan sementara wilayah Arab Saudi bagi negara luar, Pemerintah terus melaksanakan persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441H/2020M, termasuk penyiapan petugas haji.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid saat membuka seleksi Petugas Haji non Kloter tingkat pusat, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. 

Wamen menjelaskan pemerintah berkomitmen untuk tetap melaksanakan persiapan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. 

“Rangkaian rekrutmen petugas haji ini sangat penting, di mana semua aspek unit manajemen penyelenggaraan harus berjalan sesuai dengan waktu yang ditetapkan,” jelas Wamenag Zainut Tauhid, Rabu (18/03). 

Sesuai Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1441H/2020M, bahwa pemberangkatan jemaah haji kloter pertama akan dilaksanakan pada 26 Juni 2020 dan kloter terakhir pada 25 Juli 2020. “Pelaksanaan wukuf di Arafah, insyaAllah jatuh pada tanggal 30 Juli 2020. Sehingga pemulangan jemaah haji yang pertama akan dilaksanakan 6 Agustus 2020 dan akhir pemulangan 4 September 2020,” ungkap Wamenag. 

“Dengan demikian, maka petugas haji harus sudah tersedia semuanya (sebelum keberangkatan jemaah),” imbuhnya. 

Senada dengan Wamenag, Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah menyampaikan penyiapan petugas haji mulai dari rekrutmen hingga pelatihan tetap berjalan sesuai RPH. “Yang pertama, pada 4 Februari 2020, akan dilaksanakan seleksi PPIH Kloter dan PPIH Arab Saudi tingkat kabupaten kota. Dan ini untuk pertama kalinya, dilakukan dengan sistem CAT,” kata Nizar. 

Selanjutnya, pada 13 Februari 2020 telah dilakukan seleksi PPIH Arab Saudi tingkat Kanwil. “Pada 28 Februari 2020, telah dilaksanakan pelatihan PPIH kloter di 13 embarkasi. Pelatihan berlangsung selama 10 hari,” jelas Nizar. 

“Hari ini berlangsung seleksi Petugas non Kloter atau PPIH Arab Saudi tingkat pusat. Selanjutnya dari yang lolos seleksi akan melaksanakan pelatihan selama 10 hari, rencananya akan dimulai pada 10 April mendatang,” imbuh Nizar.

See also  Awas! Ini Risiko Jika Nekat Gunakan Visa Ilegal untuk Haji 2026
Tags: haji 2020persiapan hajiZainut Tauhid Sa'adi
Previous Post

Cegah Covid-19, Saudi Tangguhkan Shalat Jamaah di Seluruh Masjid Kecuali di Dua Masjid Suci

Next Post

PBNU Keluarkan 11 Maklumat Pembentukan Posko NU Peduli Covid-19 di Daerah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks