Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

BAZNAS Kembangkan Balai Ternak di Garut

Abi Abdul Jabbar Sidik
31 January 2019 | 09:45
rubrik: ZIS & Wakaf
BAZNAS Kembangkan Balai Ternak di Garut
Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta–Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengembangkan program Balai Ternak dengan memberdayakan para mustahik untuk meningkatkan perekonomian dan mensejahterakan kehidupannya.

Salah satu lokasi yang dilakukan pengembangkan ini terdapat di Kampung Cimayid, Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang mengatakan, pengembangan Balai Ternak BAZNAS ini dilakukan dengan memadukan konsep perbibitan ternak dan penggemukan ternak dengan pemberdayaan masyarakat khususnya petani dan peternak kecil.

“Konsep pemberdayaan ini dilakukan dengan pemberian modal usaha dengan hewan ternak berupa domba. Tak berhenti di situ, demi mengembangkan para peternak, BAZNAS juga melakukan pelatihan-pelatihan, dan pendampingan, serta bantuan pemasaran hewan ternaknya dengan harapan perekonomian para mustahik bisa meningkat,” katanya Kamis (31/1).

Ia menambahkan, di lokasi tersebut sebanyak 423 ekor domba dikelola oleh 45 kepala keluarga pada pengembangan program tahap awal ini. Rinciannya adalah 180 ekor domba induk betina, 18 ekor domba pejantan, dan 225 ekor bakalan.

“Perputaran bisnis penggemukan bakalan terjadi sebanyak tiga kali dalam setahun. Jumlah yang dijualĀ  setiap kali panen sebanyak 100 ekor. Dengan demikian dalam setahun terjadi penjualan bakalan jantan hasil penggemukan sebanyak 300 ekor. Domba tersebut dipasarkan untuk kebutuhan pasar lokal maupun kebutuhan Jabodetabek,” kata Nasir.

Ia menjelaskan, pendapatan mustahik akan meningkat setiap bulannya dari Rp. 1.635.000,- menjadi Rp. 2.213.333,-. Jika dibandingkan dengan UMK Kabupaten Garut tahun 2019 (Rp. 1.807.285,-), penghasilan tersebut lebih tinggi sebesar 22,5%. Selain itu jika dibandingkan dengan Garis Kemiskinan Nasional tahun 2018 (Rp. 1.601.613,-), penghasilan tersebut lebih tinggi sebesar 38,2%.

Selama program berjalan, BAZNAS akan melakukan pendampingan secara intensif selama minimal 2 tahun. Pendamping ditempatkan di lokasi program dan membaur serta tinggal di lokasi program. Pendamping akan menjadi motivator, fasilitator, dan mediator untuk mengembangkan masyarakat dalam hal teknis beternak, kelembagaan, organisasi, mental spiritual, dan pengembangan agribisnis.

See also  Rumah Zakat Apresiasi Dukungan Bantuan Berbagai Daerah Untuk Korban Gempa Lombok

“Dengan peningkatan pendapatan para mustahik, program Balai Ternak BAZNAS ini diharapkan bisa ikut membantu pemerintah dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia. Pendampingan yang dilakukan BAZNAS secara intensif ini juga diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi, kelembagaan, dan spiritual,” pungkas Nasir. Tio/Kontributor.

Previous Post

Imigran Rohingya Bermalam di depan Menara Bosowa Makassar Tuntut Keadilan PBB

Next Post

Wantim MUI Minta Umat Islam Tak Golput di Pemilu 2019

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks