Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Imigran Rohingya Bermalam di depan Menara Bosowa Makassar Tuntut Keadilan PBB

Abi Abdul Jabbar Sidik
31 January 2019 | 09:45
rubrik: Nusantara
Imigran Rohingya Bermalam di depan Menara Bosowa Makassar Tuntut Keadilan PBB

Imigran Rohingya di Makassar menuntut peran PBB untuk memberi keadilan atas nasib mereka di negara suaka. (foto: istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Makassar – Puluhan imigran etnis Rohingya, Myanmar, terpaksa bermalam di depan gedung Menara Bosowa, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar.

Mereka menggelar aksi menuntut keadilan kepada PBB sejak Rabu siang kemarin, dan masih bertahan sampai Kamis hari ini.

“Pokoknya, kami akan terus di sini sampai perwakilan PBB mengabulkan permintaan kami,” ujar Rosyid, salah seorang imigran, Kamis (31/1).

Menurutnya, kemarin sempat ada yang datang dan mengaku dari UNHCR menemui mereka, namun orang tersebut menyatakan tidak bisa mengambil keputusan, dan diserahkan ke UNHCR pusat.

Rosyid bersama dengan rekan-rekannya menuntut agar mereka segera diberangkatkan ke negara pihak ketiga tujuan suaka.

Dia merasa telah terjadi diskriminasi selama ini, sebab pemberangkatan sering dilakukan pihak PBB, tetapi bukan kepada pengungsi Rohingya, melainkan kepada pengungsi dari negara lainnya.

“Kasihan kami, Pak, hidup serba susah di sini karena dilarang mencari pekerjaan yang bagus, sementara kami punya anak dan istri. Aturan juga sangat ketat, sehingga kami tak bisa bebas,” ujar Rosyid.

Aksi seperti itu sudah kesekian kalinya diadakan di Kota Makassar. Mereka pernah terakhir dibubarkan paksa aparat. Hari ini pun, mereka mengkhawatirkan bakal memperoleh perlakuan sama.

Forum Peduli Rohingya Kota Makassar bersama dengan Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan, sudah seringkali mencoba melakukan advokasi terhadap kasus imigran Rohingya, termasuk mengadakan pertemuan dengan DPRD Sulsel, sebanyak tiga kali, namun sampai sekarang tidak ada hasil.

“Perwakilan PBB, dalam hal ini UNHCR dan IOM, tidak pernah memberikan solusi yang konkret, dan jawabannya mengambang ketika kami mempertanyakan persoalan Rohingya ke mereka,” kata M Iqbal Djalil selaku koordintor Forum Peduli Rohingya. Tio/Kontributor.

See also  KemenKopUKM Pantau Proses Pembayaran Homologasi KSPSB Rp8,8 Triliun
Previous Post

Kemenag Kebut Pembuatan Dokumen Haji

Next Post

BAZNAS Kembangkan Balai Ternak di Garut

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks