IBADAH.ID, MEDAN – Kemandirian Ekonomi Kaum Muslimah menjadi salah satu fokus utama dari program-program yang dijalankan Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI). Terbukti, dalam kiprah 3 tahunnya di tanah air, IPEMI telah menjadi organisasi yang sangat konsisten dalam memberdayakan kaum perempuan muslimah dan menjadi salah satu organisasi perempuan terbesar yang telah tersebar di seluruh pelosok negeri.
Seperti yang ditunjukan oleh IPEMI Perwakilan Wilayah Sumatera Utara (PW Sumut). Dalam mendorong kemandirian ekonomi kaum muslimah, IPEMI Sumut terus meningkatkan kualitas SDM para anggotanya agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang siap bersaing dengan dunia industri.
Hal itu terlihat dari ratusan pengusaha anggota Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumut yang mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis Bagi UMKM Pangan dalam rangka Intervensi Keamanan Pangan yang diselenggarakan pada Kamis-Jumat, 13-14 September di LJ Hotel, jalan Perintis Kemerdekaan Medan.
Kegiatan ini merupakan kerjasama IPEMI SUMUT dengan pihak Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha dan Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Ketua IPEMI Sumut Yulidar Bugis menuturkan kegiatan bimbingan teknis ini diperuntukan bagi para pengurus dan ukm binaan IPEMI Sumut terkhusus bagi ukm yang bergerak di bidang pangan.
Dikatakan Yulidar, tujuan kegiatan ini adalah memberikan keterampilan dan pemahaman dunia usaha di bidang pangan. Hal ini Mengingat ketrampilan mengelola pangan menjadi produk makanan siap konsumsi dengan aspek keamanan pangan mutlak dikuasai agar mampu memberikan sajian yang lezat dan aman bagi para konsumen yang dituju.

“IPEMI Sumut terus berupaya untuk meningkatkan kemandirian dan ketrampilan para muslimah, baik yang telah memiliki usaha maupun yang masih dalam tahap ingin memiliki usaha. IPEMI tetap berkomitmen melakukan pendampingan dan memfasilitasi seluruh aspek pemberdayaan para pengusaha ukm muslimah,” kata Yulidar.
“Sudah saatnya para muslimah mandiri secara ekonomi dan turut aktif membantu sektor finansial keluarga, sehingga tidak hanya mengandalkan suami dalam memenuhi kebutuhan keluarga yang semakin meningkat. Dengan catatan tetap konsen terhadap tugas-tugasnya selaku seorang istri dan ibu,” sambungnya.
Dihadapan ratusan peserta bimbingan yang hadir, Yulidar menekankan pentingnya bagi para anggota IPEMI Sumut untuk mengikuti kegiatan tersebut. Demi bisa bersaing dengan dunia usaha, yang semakin memerhatikan kualitas produk yang dihasilkan sehingga layak konsumsi dan juga mampu menerobos pasar internasional.
“Saya berharap agar kegiatan Bimbingan Teknis ini mampu memberikan tambahan ilmu dan manfaat bagi seluruh anggota IPEMI Sumut yang mengikutinya, sehingga mendapatkan bekal yang lebih banyak dalam menyempurnakan hasil produksinya serta mengembangkan usaha yang telah dimiliki,” terangnya.
Selain itu, Ia menghimbau kepada para pelaku usaha dan UKM yang berada dibawah naungan IPEMI Sumut agar melengkapi seluruh persyaratan yang diperlukan dalam kelengkapan usaha, seperti izin usaha dan hal-hal terkait lainnya.
