IBADAH.ID, ACEH – Dalam upaya untuk memberdayakan para muslimah dan pelaku Usaha Kecil Menengah di Aceh, Ikatan Pengusaha Muslimah Perwakilan Wilayah Aceh (IPEMI PW Aceh) menggelar pelatihan membuat pelatihan kue tradisional Aceh pada Kamis (06/09) di Kantor PW IPEMI Aceh, Lamlagang-Banda Aceh.
Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 30 muslimah dari anggota dan pelaku UKM binaan IPEMI Aceh. Kegiatan ini juga menjadi agenda rutin mingguan dari IPEMI Aceh dan telah diselenggarakan sebanyak lima kali.
“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen dari IPEMI dalam hal pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) dan para muslimah di Aceh. Tujuannya tentu saja untuk membantu meningkatkan perekonomian muslimah dan membina mereka menjadi muslimah yang mandiri dan berdikari,” kata Sekretaris IPEMI Aceh Munawwarah saat dihubungi ibadah.id, Kamis (06/09).
Munawwarah menuturkan pelatihan ini memang berfokus pada pembuatan kue-kue khas dan tradisional dari tanah Aceh seperti kue tumpo, kue keukarah dan kue timphan.

“Selain untuk melestarikan salah satu warisan budaya aceh, kami harapkan tentunya para muslimah bisa memanfaatkan skill dan pengetahuan yang didapat untuk membuat usaha rumahan dengan menjual kue-kue tradisonal dan khas dari Aceh. Disamping juga saya rasa potensi dan peluang pasar dari oleh-oleh atau makanan khas seperti kue-kue tadi cukup terbuka lebar,” ungkap Munawwarah.

IPEMI Aceh menjadi salah satu perwakilan wilayah IPEMI yang cukup aktif melangsungkan program-program pemberdayaan muslimah dan UKM khususnya pada UKM yang bergerak di bidang makanan.
Beberapa waktu lalu, misalnya, IPEMI PW Aceh telah menggelar seminar pangan yang melibatkan 200 peserta dari kalangan muslimah anggota dan UKM binaan IPEMI Aceh.
Tujuannya, untuk memberikan pemahaman dan keterampilan pada UKM binaan IPEMI Aceh agar kualitas produk-produk yang dihasilkan UKM bisa meningkat, terutama dari cara packing yang lebih baik.
