Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Tak Cuma Teduh, Payung Masjid Nabawi Juga Punya Sistem Antisipasi Hujan

Abi Abdul Jabbar Sidik
5 November 2026 | 07:00
rubrik: Haji & Umrah
Saudi Perbarui Jadwal Buka – Tutup Payung Masjid Nabawi

Masjid Nabawi dilengkapi 436 kipas kabut air, 250 payung raksasa, sistem pendingin terpusat, dan 10.000 wadah Zamzam dingin untuk menjaga kenyamanan jemaah.(foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MADINAH – Jemaah yang beribadah di pelataran Masjid Nabawi, Madinah, mendapat perlindungan dari fasilitas payung raksasa yang bekerja secara otomatis. Tak hanya menghalau terik matahari, struktur ini juga dirancang menghadapi hujan dan membantu menjaga kenyamanan jemaah.

Mengutip laporan Kantor Berita Saudi SPA, terdapat 250 payung otomatis di kawasan Masjid Nabawi. Seluruhnya menaungi area lebih dari 143.000 meter persegi dan mampu memberikan perlindungan bagi lebih dari 228.000 jemaah.

Skala konstruksi payung ini terbilang luar biasa. Masing-masing memiliki panjang dan lebar sekitar 25,5 meter, tinggi sekitar 22 meter, serta bobot mencapai 40 ton. Meski berukuran besar, payung dapat dibuka dan dilipat menggunakan sistem mekanis dengan kendali khusus.

Strukturnya dirancang menghadapi angin, hujan, hingga risiko kebakaran. Ketika hujan turun, sistem drainase mengalirkan air agar tidak menggenang di pelataran dan mengurangi risiko jemaah terpeleset.

Dilengkapi 436 Kipas Kabut

Fasilitas ini juga dilengkapi 436 kipas kabut atau misting fans. Setiap kipas memiliki 16 nosel yang menyemprotkan air olahan untuk membantu menjaga kenyamanan jemaah di tengah cuaca panas.

Tak hanya itu, lebih dari 1.000 unit lampu dipasang untuk mendukung aktivitas jemaah dan pengunjung. Dengan demikian, fasilitas ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung pada siang hari, tetapi juga menunjang aktivitas di kawasan masjid.

Pengoperasian 250 payung tersebut dikendalikan melalui sistem khusus. Payung dapat terbuka secara otomatis saat matahari terbit dan ditutup sebelum matahari terbenam. Ruang kontrol pusat memantau operasionalnya agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelataran dan kondisi cuaca.

Dari sisi desain, konstruksi payung menggunakan penyangga dan lengan berbahan logam yang diperkuat fiberglass serta serat karbon. Sejumlah bagian dihiasi pola mosaik, sementara elemen tembaga berlapis emas memperkuat nilai estetika arsitekturnya.

See also  Daftar Oleh-oleh Haji yang Boleh Masuk Koper, Jangan Sampai Salah Bawa!

Perpaduan teknologi, material, dan desain tersebut menjadikan payung raksasa Masjid Nabawi lebih dari sekadar fasilitas peneduh. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan jemaah dalam berbagai kondisi cuaca.

Tags: jemaah umrahmadinahMasjid Nabawipayung masjid nabawiteknologi masjid
Previous Post

Terbang Lebih Nyaman, Saudia Hadirkan Kursi Premium Economy Terbaru

Next Post

Seleksi Petugas Haji Daerah 2027 Dibuka! Catat Jadwal, Syarat, dan Dokumennya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks