MADANINEWS.ID, JEDDAH – Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat layanan bagi jemaah haji dan umrah sejak tiba di wilayah Kerajaan. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui program Nusuk Marhaba, yang hingga awal musim umrah 1448 Hijriah telah melayani lebih dari 922.913 jemaah di berbagai pintu masuk Arab Saudi.
Program yang diinisiasi Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada tamu Allah sekaligus mendukung implementasi Saudi Vision 2030 dan Pilgrim Experience Program.
Beroperasi di Lebih dari 25 Pintu Masuk
Nusuk Marhaba memberikan layanan di lebih dari 25 pintu masuk Arab Saudi, baik melalui jalur darat, udara, maupun laut. Kehadiran petugas di titik kedatangan dan keberangkatan ditujukan untuk memperlancar proses masuk dan keluar wilayah Kerajaan sekaligus memastikan perjalanan ibadah berlangsung lebih nyaman.
Selain memberikan sambutan kepada para jemaah, petugas juga menyampaikan berbagai informasi terkait perjalanan ibadah, mengarahkan jemaah menuju layanan maupun instansi yang dibutuhkan, serta membantu menangani berbagai kasus khusus maupun kendala operasional yang ditemui di lapangan.
Untuk mendukung pelayanan kepada jemaah dari berbagai negara, seluruh petugas lapangan dibekali kemampuan berbahasa asing sehingga dapat berkomunikasi dengan latar belakang budaya dan bahasa yang beragam.
Berdasarkan laporan yang dikutip dari Saudi Press Agency, sejak dimulainya musim umrah 1448 Hijriah pada 15 Zulhijah, sebanyak 292 personel diterjunkan sesuai rencana operasional yang telah disusun.
Selama periode tersebut, petugas juga melakukan 4.033 kunjungan lapangan untuk memastikan kualitas pelayanan tetap terjaga di seluruh titik operasional.
Dari ribuan kunjungan tersebut, hanya ditemukan 34 temuan, yang menunjukkan efektivitas pelaksanaan operasional sekaligus kualitas layanan yang diberikan kepada para jemaah.
Hampir 1,5 Juta Jemaah Haji Dilayani
Keberhasilan Nusuk Marhaba juga tercermin pada penyelenggaraan musim haji 1447 Hijriah. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mencatat program tersebut telah memberikan pelayanan kepada hampir 1,5 juta jemaah haji.
Layanan diberikan sejak proses kedatangan hingga keberangkatan jemaah melalui lebih dari 25 pintu masuk Arab Saudi. Kehadiran Nusuk Marhaba juga membantu mengatur pergerakan jemaah pada setiap tahapan perjalanan serta memperkuat koordinasi antarlembaga yang bertugas di berbagai titik masuk wilayah Kerajaan.
Ke depan, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan akan terus mengembangkan program Nusuk Marhaba melalui peningkatan kesiapan operasional dan penguatan integrasi dengan berbagai instansi terkait. Langkah tersebut diharapkan dapat menghadirkan pengalaman kedatangan yang semakin baik sekaligus mencerminkan keramahan Arab Saudi dalam menyambut para tamu Allah sejak awal perjalanan ibadah.
