MADANINEWS.ID, JAKARTA – Bulan Muharram bukan hanya dikenal sebagai pembuka Tahun Baru Islam. Dalam khazanah sejarah Islam, bulan pertama dalam kalender Hijriah ini juga kerap dikaitkan dengan berbagai peristiwa besar yang melibatkan para nabi dan tokoh penting umat Islam.
Sebagian peristiwa tersebut memiliki landasan yang kuat dalam Al-Qur’an dan hadis sahih, sementara sebagian lainnya banyak ditemukan dalam kitab-kitab sejarah Islam serta riwayat para ulama. Karena itu, Muharram sering dipandang sebagai bulan yang sarat pelajaran tentang perjuangan, keselamatan, taubat, kesabaran, hingga pengorbanan di jalan Allah SWT.
Berikut 10 peristiwa penting yang sering dikaitkan dengan bulan Muharram dan Hari Asyura (10 Muharram).
1. Hijrah Rasulullah SAW Menjadi Awal Kalender Islam
Peristiwa paling berpengaruh yang berkaitan dengan Muharram adalah lahirnya kalender Hijriah yang didasarkan pada hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah.
Pada masa Khalifah Umar bin Khattab RA, para sahabat bermusyawarah untuk menentukan sistem penanggalan resmi umat Islam. Setelah melalui berbagai pertimbangan, mereka sepakat menjadikan peristiwa hijrah sebagai titik awal perhitungan tahun Islam.
Meski Rasulullah SAW berhijrah pada bulan Rabiul Awal, Muharram dipilih sebagai bulan pertama kalender Hijriah karena menjadi awal dimulainya tekad dan persiapan hijrah setelah musim haji.
2. Diselamatkannya Nabi Musa AS dari Kejaran Firaun
Peristiwa yang paling terkenal pada Hari Asyura adalah keselamatan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun.
Allah SWT membelah Laut Merah sehingga Nabi Musa AS dan pengikutnya dapat menyeberang dengan selamat. Ketika Firaun beserta pasukannya mengejar, lautan kembali menutup dan menenggelamkan mereka.
Ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah, beliau mendapati kaum Yahudi berpuasa pada Hari Asyura sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan Nabi Musa AS.
Rasulullah SAW bersabda:
“Kami lebih berhak terhadap Musa daripada mereka.”
Lalu beliau berpuasa pada hari tersebut dan memerintahkan umat Islam untuk melakukannya. (HR Bukhari dan Muslim)
3. Disyariatkannya Puasa Asyura
Tanggal 10 Muharram atau Hari Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam.
Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan:
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
Artinya:
“Nabi SAW ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ‘Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.’ Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ‘Asyura? Beliau menjawab, ‘Puasa ‘Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.'” (HR Muslim)
Karena itu, puasa Asyura menjadi salah satu amalan sunnah yang paling dianjurkan pada bulan Muharram.
4. Diterimanya Taubat Nabi Adam AS
Dalam sejumlah riwayat sejarah Islam disebutkan bahwa Allah SWT menerima taubat Nabi Adam AS pada bulan Muharram setelah beliau dan Hawa diturunkan ke bumi.
Al-Qur’an mengabadikan diterimanya taubat Nabi Adam AS dalam firman-Nya:
فَتَلَقَّىٰٓ ءَادَمُ مِن رَّبِّهِۦ كَلِمَٰتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلتَّوَّابُ ٱلرَّحِيمُ
Artinya:
“Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Baqarah: 37)
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pintu taubat selalu terbuka bagi setiap hamba yang kembali kepada Allah SWT.
5. Nabi Nuh AS dan Pengikutnya Selamat dari Banjir Besar
Dalam sejumlah riwayat yang dikutip para ulama sejarah, bahtera Nabi Nuh AS disebut berlabuh dengan selamat setelah banjir besar yang menimpa kaumnya.
Imam Ibnu Katsir meriwayatkan bahwa Nabi Nuh AS dan para pengikutnya keluar dari kapal pada tanggal 10 Muharram setelah melalui perjalanan panjang yang penuh ujian.
Karena itu, Hari Asyura juga sering dikaitkan dengan momentum keselamatan dan pertolongan Allah SWT kepada para nabi-Nya.
6. Nabi Ibrahim AS Diselamatkan dari Api Namrud
Kisah Nabi Ibrahim AS yang dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud merupakan salah satu mukjizat besar dalam sejarah kenabian.
Allah SWT berfirman:
(68) قَالُوْا حَرِّقُوْهُ وَانْصُرُوْٓا اٰلِهَتَكُمْ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَ
(69) قُلْنَا يَا نَارُ كُوْنِيْ بَرْدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ
(70) وَاَرَادُوْا بِهٖ كَيْدًا فَجَعَلْنٰهُمُ الْاَخْسَرِيْنَ
“Mereka berkata: ‘Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak’. Kami berfirman: ‘Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim’, mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi.” (QS Al-Anbiya’: 68-70)
Sebagian riwayat menyebut peristiwa penyelamatan tersebut terjadi pada bulan Muharram.
7. Nabi Yunus AS Keluar dari Perut Ikan
Kisah Nabi Yunus AS juga kerap dikaitkan dengan Hari Asyura.
Setelah berdoa dan memohon ampun kepada Allah SWT dari dalam perut ikan, Nabi Yunus AS akhirnya diselamatkan.
Doa beliau yang sangat terkenal adalah:
“Laa ilaaha illaa anta subhaanaka inni kuntu minazh-zhaalimiin.”
Artinya:
“Tidak ada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau. Sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS Al-Anbiya: 87)
Doa ini hingga kini menjadi salah satu doa yang sering diamalkan umat Islam ketika menghadapi kesulitan.
8. Nabi Yusuf AS Dibebaskan dari Penjara
Beberapa kitab sejarah Islam menyebut Nabi Yusuf AS dibebaskan dari penjara pada bulan Muharram setelah kebenaran terungkap dan fitnah yang menimpanya terbantahkan.
Peristiwa ini menjadi simbol bahwa kesabaran dan keteguhan dalam menghadapi ujian pada akhirnya akan berbuah pertolongan Allah SWT.
9. Nabi Ayyub AS Disembuhkan dari Penyakit
Nabi Ayyub AS dikenal sebagai teladan kesabaran dalam menghadapi ujian berat berupa penyakit yang berkepanjangan.
Allah SWT mengabadikan kisah tersebut dalam firman-Nya:
وَٱذْكُرْ عَبْدَنَآ أَيُّوبَ إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُۥٓ أَنِّى مَسَّنِىَ ٱلشَّيْطَٰنُ بِنُصْبٍ وَعَذَابٍ. ٱرْكُضْ بِرِجْلِكَ ۖ هَٰذَا مُغْتَسَلٌۢ بَارِدٌ وَشَرَابٌ
Artinya:
“Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika dia menyeru Tuhannya, ‘Sesungguhnya aku diganggu setan dengan penderitaan dan bencana.’ (Allah berfirman), ‘Hentakkanlah kakimu, inilah air yang sejuk untuk mandi dan untuk minum.'” (QS Shad: 41-42)
Sebagian riwayat menyebut kesembuhan Nabi Ayyub AS terjadi pada Hari Asyura.
10. Syahidnya Husain bin Ali RA di Karbala
Muharram juga menjadi saksi salah satu peristiwa paling menyedihkan dalam sejarah Islam, yakni wafatnya cucu Rasulullah SAW, Husain bin Ali RA.
Peristiwa tersebut terjadi pada 10 Muharram tahun 61 Hijriah di Karbala, Irak.
Husain RA gugur bersama keluarga dan pengikutnya dalam konflik politik yang terjadi pada masa itu. Tragedi Karbala kemudian dikenang sebagai simbol keberanian, keteguhan prinsip, dan pengorbanan dalam mempertahankan kebenaran.
Muharram, Bulan Penuh Pelajaran dan Hikmah
Beragam peristiwa yang dikaitkan dengan Muharram menunjukkan bahwa bulan ini bukan sekadar awal tahun dalam kalender Islam. Muharram menjadi pengingat tentang pentingnya hijrah menuju kebaikan, kesabaran menghadapi ujian, keteguhan mempertahankan iman, serta keyakinan bahwa pertolongan Allah SWT selalu datang kepada hamba-Nya yang beriman.
Karena itu, memasuki Muharram menjadi momentum yang tepat bagi setiap Muslim untuk memperbanyak ibadah, memperkuat keimanan, dan mengambil pelajaran dari perjalanan para nabi serta tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam.
