MADANINEWS.ID, MAKKAH — Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berjalan. Hingga Minggu (14/6), sebanyak 85.290 jemaah dan petugas haji telah kembali ke Indonesia atau sekitar 41,7 persen dari total peserta penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Memasuki hari ke-55 operasional haji dan hari ke-13 fase pemulangan, pemerintah terus mengintensifkan proses kepulangan secara bertahap dari Arab Saudi ke berbagai embarkasi di Tanah Air.
Juru Bicara Kementerian Haji (Kemenhaj) Ichsan Marsha mengatakan seluruh layanan pemulangan terus dioptimalkan agar jemaah dapat kembali dengan aman dan nyaman hingga kloter terakhir.
“Alhamdulillah, proses kepulangan jemaah hingga saat ini berlangsung dengan baik. Kami terus memastikan layanan pemulangan berjalan optimal agar seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air dengan aman, nyaman, dan selamat hingga kloter terakhir,” ujar Ichsan Marsha di Makkah, Ahad (14/6).
Lebih dari 87 Ribu Jemaah dan Petugas Sudah Tinggalkan Arab Saudi
Berdasarkan data Kemenhaj, hingga saat ini sebanyak 222 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah.
Jumlah tersebut terdiri atas 86.378 jemaah dan 885 petugas, sehingga total yang telah dipulangkan dari Arab Saudi mencapai 87.263 orang.
Sementara itu, jumlah yang telah mendarat di Indonesia tercatat sebanyak 217 kloter. Rinciannya meliputi 84.425 jemaah dan 865 petugas, dengan total kedatangan mencapai 85.290 orang.
Masih terdapat sejumlah kloter yang berada dalam proses perjalanan menuju Indonesia maupun menunggu jadwal kepulangan berikutnya dari Arab Saudi.
Di tengah proses pemulangan, pergerakan jemaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung.
Hingga Minggu (14/6), sebanyak 120 kloter yang terdiri atas 46.017 jemaah dan 480 petugas telah diberangkatkan menuju Kota Nabi tersebut.
Dengan demikian, total jemaah dan petugas yang telah bergerak dari Makkah ke Madinah mencapai 46.497 orang.
Pergerakan ini menjadi bagian dari rangkaian operasional haji sebelum para jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.
Jemaah Haji Khusus yang Kembali Sudah Capai 15.802 Orang
Selain jemaah reguler, proses pemulangan juga berlangsung bagi peserta haji khusus.
Kemenhaj mencatat sebanyak 15.802 jemaah dan petugas haji khusus telah kembali ke Indonesia hingga saat ini.
Jumlah tersebut terdiri atas 15.066 jemaah dan 736 petugas.
Dalam kesempatan yang sama, Ichsan mengajak para jemaah yang telah kembali ke Indonesia untuk mempertahankan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh selama menjalankan ibadah haji.
“Selama berhaji, kita menyaksikan banyak keteladanan dari para jemaah. Ada yang membantu lansia, mendampingi jemaah yang kelelahan, berbagi kebutuhan, hingga saling menguatkan dalam menjalankan ibadah. Semangat kepedulian seperti inilah yang perlu terus dijaga setelah kembali ke tengah keluarga dan masyarakat,” katanya.
Menurut Ichsan, ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga ruang pembelajaran untuk memperkuat nilai persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.
“Kami berharap nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama di Tanah Suci dapat terus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Kepedulian kepada sesama merupakan salah satu wujud nyata dari kemabruran haji yang manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tandasnya.
Kemenhaj menegaskan akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh jemaah haji Indonesia kembali ke daerah masing-masing dengan selamat.
