Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Haji 2026 Telah Berakhir, Apa yang Terjadi dengan Tenda-Tenda di Mina?

Abi Abdul Jabbar Sidik
4 June 2026 | 06:32
rubrik: Haji & Umrah
Tahun Ini Tidak Ada Jemaah Haji Indonesia yang Ditempatkan di Mina Jadid

Tenda Jemaah Haji di Mina. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MAKKAH — Bagi jutaan jemaah, berakhirnya ibadah haji menandai dimulainya perjalanan pulang ke negara masing-masing. Namun bagi Arab Saudi, berakhirnya musim haji justru menjadi awal dari pekerjaan besar yang tak kalah kompleks: membongkar, membersihkan, mengevaluasi, dan menyiapkan kembali seluruh infrastruktur yang selama beberapa hari melayani lebih dari 1,7 juta orang.

Data resmi Arab Saudi menunjukkan sebanyak 1.707.301 jemaah menunaikan ibadah haji pada 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 2,04 persen dibandingkan musim haji tahun sebelumnya.

Dari total jemaah tersebut, sebanyak 1.546.655 orang berasal dari luar Arab Saudi. Sementara itu, 1.485.729 jemaah tiba melalui jalur udara dan 160.646 lainnya merupakan warga negara maupun penduduk Arab Saudi.

Jumlah jemaah yang sangat besar membuat kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina berubah menjadi kota sementara raksasa yang beroperasi hanya dalam hitungan hari. Setelah puncak ibadah berakhir, kawasan tersebut harus segera dikembalikan ke kondisi optimal untuk menghadapi musim haji berikutnya.

Tenda dan Bangunan Portabel Dibongkar

Salah satu pekerjaan terbesar pascahaji berlangsung di Mina. Kawasan yang selama musim haji dipenuhi berbagai fasilitas layanan dan pendukung mulai memasuki tahap inspeksi serta rehabilitasi.

Berbagai fasilitas darurat yang sebelumnya digunakan untuk melayani jemaah secara bertahap ditutup dan diamankan. Jalan-jalan dibersihkan, sistem pendingin udara diperiksa, serta berbagai peralatan operasional mulai dievaluasi kondisinya.

“Setelah berakhirnya musim haji, Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi mulai melakukan penutupan operasional fasilitas darurat musiman dan mempersiapkannya untuk musim mendatang, sesuai dengan rencana terorganisir yang memastikan kesiapan dan pemanfaatan sumber daya sebaik mungkin,” ujar perwakilan Otoritas Bulan Sabit Merah Saudi.

Selama musim haji, otoritas tersebut mengoperasikan fasilitas permanen berbahan struktur baja serta fasilitas sementara berupa tenda dan kabin portabel yang ditempatkan di berbagai titik strategis.

See also  Ketahui! Ini Ciri-Ciri Haji Ilegal yang Harus Diwaspadai Jemaah

Setelah operasional haji berakhir, fasilitas permanen ditutup dan diamankan. Sementara tenda-tenda, bangunan portabel, serta berbagai perlengkapan musiman lainnya dibongkar dan dipindahkan ke gudang penyimpanan untuk digunakan kembali pada musim haji berikutnya.

Seluruh Peralatan Medis Ditarik dan Dicek Ulang

Pekerjaan besar lainnya dilakukan terhadap peralatan medis dan perangkat darurat yang digunakan selama musim haji.

Setiap alat yang sebelumnya ditempatkan di fasilitas pelayanan kesehatan lapangan harus menjalani inventarisasi sebelum dikembalikan ke pusat penyimpanan.

“Mengenai peralatan medis dan perangkat darurat, sumber daya yang berpartisipasi dalam musim tersebut diinventarisasi dan ditarik dari berbagai wilayah setelah menjalani inspeksi teknis yang diperlukan,” sambungnya.

Setelah seluruh perlengkapan kembali ke Makkah, pemeriksaan teknis dilakukan untuk memastikan alat tetap berfungsi optimal dan siap digunakan kembali pada musim haji mendatang.

Proses tersebut juga mencakup pengecekan ketersediaan suku cadang serta kebutuhan pemeliharaan lainnya agar tidak mengganggu operasional ketika jutaan jemaah kembali datang tahun depan.

Infrastruktur Haji Dievaluasi Menyeluruh

Tidak hanya fasilitas darurat, pemerintah Arab Saudi juga melakukan evaluasi besar-besaran terhadap infrastruktur utama yang menopang penyelenggaraan ibadah haji.

Sistem distribusi listrik, jaringan air bersih, jalan raya, terowongan, hingga fasilitas pendingin udara menjadi fokus pemeriksaan karena seluruhnya bekerja dalam kapasitas tinggi selama puncak musim haji.

Melalui Kidana Development Co yang bertindak sebagai pelaksana Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Tempat Suci, Arab Saudi memasuki fase operasional baru yang berfokus pada inspeksi, rehabilitasi, dan pengembangan fasilitas.

Pemeriksaan dilakukan terhadap fasilitas permanen maupun fasilitas sementara yang digunakan selama musim haji.

Fasilitas yang masih layak akan diperbaiki dan dipersiapkan kembali untuk digunakan pada musim berikutnya. Sementara aset yang mengalami kerusakan berat akan diganti dengan teknologi yang lebih modern dan efisien.

See also  Catat! Barang-barang Ini Dilarang Dibawa Jemaah Saat Penerbangan Haji

Data Jemaah Jadi Modal Perbaikan Haji

Selain pekerjaan fisik di lapangan, Arab Saudi juga mengolah berbagai data operasional yang dikumpulkan selama musim haji berlangsung.

Data tersebut mencakup pola pergerakan jemaah, kinerja transportasi, respons layanan darurat, hingga efektivitas penanganan cuaca panas yang menjadi tantangan utama setiap musim haji.

Hasil evaluasi tersebut akan digunakan sebagai dasar penyempurnaan layanan dan peningkatan kapasitas penyelenggaraan haji pada tahun-tahun mendatang.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari target Visi Saudi 2030 yang menempatkan peningkatan kualitas layanan jemaah sebagai salah satu prioritas nasional.

Di sektor transportasi, proses pemeliharaan juga mulai dilakukan. Armada bus yang digunakan untuk mengangkut jemaah menjalani pemeriksaan sebelum dikembalikan kepada operator masing-masing.

Sementara Metro Al-Mashaaer Al-Mugaddassah yang menjadi tulang punggung mobilitas jutaan jemaah selama puncak haji memasuki tahap inspeksi teknis dan pemeliharaan sebelum kembali beroperasi pada musim berikutnya.

Jutaan Jemaah Tinggalkan Timbunan Limbah

Di balik suksesnya penyelenggaraan ibadah haji, terdapat tantangan besar lain yang harus segera ditangani setelah jutaan jemaah meninggalkan kawasan suci, yakni pengelolaan limbah.

Aktivitas lebih dari 1,7 juta orang dalam waktu singkat menghasilkan volume sampah yang sangat besar, mulai dari sampah domestik hingga limbah khusus yang memerlukan penanganan tersendiri.

Juru Bicara National Center for Waste Management, Sultan Al-Harthi, mengatakan limbah selama musim haji terdiri atas berbagai kategori, termasuk limbah rumah tangga, limbah medis, limbah rumah potong hewan, serta limbah yang berasal dari proyek Adahi.

Menurutnya, setiap jenis limbah memiliki sistem pengelolaan berbeda guna memastikan proses pengolahan berjalan aman dan sesuai standar lingkungan.

Al-Harthi mengakui lonjakan volume sampah dalam waktu singkat menjadi tantangan yang selalu muncul setiap musim haji.

See also  Kapan Keberangkatan Haji Dimulai? Cek jadwal Lengkapnya Disini !

Selain itu, masih terdapat persoalan lain berupa tingkat kepatuhan sebagian penyedia layanan yang belum optimal serta keterbatasan jumlah perusahaan yang memiliki spesialisasi dalam pengelolaan jenis limbah tertentu.

“Tantangan-tantangan ini membutuhkan koordinasi tingkat tinggi antarinstansi terkait, peningkatan kepatuhan, serta pemberdayaan lebih besar kepada perusahaan swasta khusus agar dapat menghadirkan solusi yang lebih berkelanjutan,” sambungnya.

Bagi Arab Saudi, berakhirnya musim haji bukanlah akhir dari sebuah pekerjaan besar. Justru ketika jutaan jemaah mulai meninggalkan Tanah Suci, persiapan panjang untuk musim haji berikutnya resmi dimulai demi menghadirkan layanan yang lebih aman, nyaman, dan efisien bagi para tamu Allah di masa mendatang.

Tags: Arafahhaji 2026Minatenda haji
Previous Post

Maskapai Saudia Ubah Struktur Tarif, Paket Umrah Berpotensi Lebih Murah Untuk Jemaah RI

Next Post

Saudi Klaim Haji 2026 Bebas Wabah, Tak Ada Kasus Ebola hingga Hantavirus di Kalangan Jemaah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks