MADANINEWS.ID, MAKKAH – Persiapan infrastruktur di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) terus dipacu menjelang puncak ibadah haji. Sejumlah pembenahan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan jemaah, mulai dari penambahan lapisan lantai tenda untuk meredam panas gurun hingga pemasangan urinoir guna mengurangi antrean toilet.
Perbaikan fasilitas ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi fase paling padat dalam penyelenggaraan haji, ketika jutaan jemaah akan bergerak dan bermukim sementara di kawasan Armuzna.
Tenda Lebih Nyaman, CCTV Dipasang 24 Jam
Berdasarkan peninjauan Tim Media Center Haji (MCH), sejumlah perubahan terlihat di kawasan Padang Arafah yang akan menjadi lokasi wukuf jemaah.
Di lorong antar-tenda, kamera pengawas CCTV kini telah dipasang untuk mendukung pengamanan jemaah selama 24 jam.
Di dalam tenda, kondisi disebut jauh lebih tertata dibanding musim haji sebelumnya. Permukaan tanah yang biasanya langsung terasa panas kini telah diberi lapisan struktur tambahan yang cukup tebal sebelum ditutup karpet.
Lapisan tersebut disiapkan untuk menjaga permukaan tetap rata sekaligus mengurangi panas dari tanah gurun yang kerap menjadi tantangan bagi jemaah.
Petugas juga mulai menyiapkan perlengkapan istirahat berupa kasur busa baru, lengkap dengan bantal, seprai, dan selimut untuk setiap jemaah.
Untuk menghadapi suhu panas ekstrem, setiap tenda juga dipasangi dua hingga tiga unit pendingin ruangan (AC).
Ada Urinoir, Antrean Toilet Diupayakan Berkurang
Perubahan lain terlihat pada fasilitas sanitasi. Selain toilet jongkok dan duduk, kini tersedia akses yang lebih ramah bagi jemaah lansia dan penyandang disabilitas.
Salah satu fasilitas baru yang menjadi perhatian adalah pemasangan urinoir di luar area toilet pria.
Keberadaan fasilitas ini ditujukan untuk mengurangi antrean panjang, khususnya bagi jemaah yang hanya membutuhkan akses buang air kecil tanpa harus masuk ke area toilet utama.
Setelah meninjau Arafah, pengecekan dilanjutkan ke Muzdalifah dan Mina. Di kawasan Mina, petugas masih melakukan pemeriksaan detail terhadap kesiapan tenda, termasuk kasur dan fasilitas pendukung lainnya.
PPIH Optimistis Target Rampung H-5
Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam), Muftiono, mengatakan progres pembangunan menunjukkan percepatan signifikan dibanding pekan sebelumnya.
“Pada saat awal kita melakukan pengecekan progres ya baru sampai mencapai sekitar 60 persen, hari ini alhamdulillah sudah sangat luar biasa perubahannya,” ujarnya saat ditemui di Mina, Jumat (8/5).
Menurut dia, seluruh catatan kekurangan di lapangan langsung diteruskan agar segera ditindaklanjuti pihak syarikah sebelum jemaah mulai diberangkatkan ke Armuzna.
“Melihat perkembangan itu, saya optimis bahwa target H-5 seratus persen bisa terwujud,” katanya.
Pembenahan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus membantu mengurangi kelelahan saat menjalani rangkaian ibadah puncak haji.
