Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Jemaah Alami Masalah di Tanah Suci? Lapor Saja Lewat Aplikasi Kawal Haji!

Abi Abdul Jabbar Sidik
27 April 2026 | 09:30
rubrik: Haji & Umrah
Jemaah Alami Masalah di Tanah Suci? Lapor Saja Lewat Aplikasi Kawal Haji!

Aplikasi kawal haji jadi kanal resmi pengaduan layanan jemaah haji saat di tanah suci. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, MAKKAH – Digitalisasi layanan haji terus diperkuat pada musim haji 2026. Jemaah haji Indonesia kini dapat melaporkan berbagai kendala selama berada di Tanah Suci melalui aplikasi Kawal Haji, yang dirancang sebagai kanal pelaporan terpadu berbasis digital.

Aplikasi ini dihadirkan untuk mempercepat respons terhadap berbagai persoalan operasional yang dihadapi jemaah, mulai dari layanan dasar hingga situasi darurat.

Kanal Pelaporan Terpadu untuk Berbagai Layanan

Pelaksana Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah, Ali Sadikin, mengatakan aplikasi Kawal Haji dapat dimanfaatkan baik oleh jemaah maupun petugas.

“Jamaah bisa melaporkan terkait beberapa layanan, misalnya konsumsi, akomodasi, transportasi, orang hilang, barang hilang, informasi kesehatan, bimbingan ibadah, dan hal lain yang berkaitan dengan operasional haji,” kata Ali di Makkah, Arab Saudi, Minggu.

Menurutnya, kehadiran aplikasi ini menjadi solusi untuk mempercepat penanganan berbagai kebutuhan layanan jemaah di lapangan.

Sistem Terbuka, Jemaah Bisa Saling Bantu

Ali menjelaskan, Kawal Haji mengusung konsep crowdsourcing, di mana seluruh laporan yang masuk dapat dipantau secara terbuka oleh pengguna lain tanpa proses penyaringan dari admin.

“Sistemnya transparan. Semua orang bisa melapor dan menanggapi. Jadi, tidak hanya petugas yang bisa menjawab, jamaah yang memiliki informasi valid dan sangat membantu bagi jamaah lain juga bisa memberikan informasi di situ,” ujar Ali.

Dengan sistem ini, komunikasi tidak hanya berjalan satu arah, tetapi juga memungkinkan jemaah saling berbagi informasi yang relevan.

Kehadiran Kawal Haji juga dinilai mampu mengintegrasikan layanan antarpetugas. Laporan yang masuk dapat langsung diteruskan kepada petugas yang memiliki kewenangan sesuai bidangnya.

Hal ini menjadi penting ketika jemaah menghadapi kendala yang tidak dapat ditangani langsung oleh petugas di lokasi.

See also  KPK: Penetapan Tersangka Kasus Kuota Haji Tinggal Tunggu Waktu

Akses Mudah Tanpa Perlu Unduh Aplikasi

Dari sisi aksesibilitas, Kawal Haji dirancang agar mudah digunakan tanpa membebani perangkat pengguna. Aplikasi ini tidak perlu diunduh melalui toko aplikasi.

“Kawal Haji bisa diakses via browser di alamat kawal.haji.go.id, baik di perangkat Android, iOS, maupun desktop. Nanti masing-masing pengguna bisa menambahkan aplikasinya ke layar utama gawainya,” kata Ali.

Teknologi yang digunakan adalah Progressive Web Application (PWA), sehingga pengguna cukup mengakses melalui peramban internet dan tetap bisa menyimpannya di layar utama perangkat.

Tags: aplikasi hajidigitalisasi hajikawal hajilayanan hajipelaporan hajipengaduan haji
Previous Post

Kemenhaj Perkuat Layanan Kesehatan Haji, Klinik Satelit Disiagakan di Setiap Sektor Makkah

Next Post

Di Balik Keajaiban Air Zamzam: Mengalir Deras, Tak Pernah Habis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks