MADANINEWS.ID, MADINAH – Menteri Transportasi dan Logistik Arab Saudi, Saleh Al-Jasser, meninjau langsung terminal khusus program Makkah Route Initiative di King Abdulaziz International Airport, Sabtu. Dalam kunjungan tersebut, ia turut menyambut kedatangan jemaah haji asal Bangladesh yang tiba melalui program tersebut.
Melansir saudigazette, Program Makkah Route dirancang agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih mudah dan nyaman sejak tiba di Arab Saudi.
Sudah Masuk Tahun Kedelapan
Program ini dijalankan oleh Ministry of Interior Saudi Arabia dan memasuki tahun kedelapan pada 2026.
Jumlah negara peserta tahun ini meningkat menjadi 10, dengan tambahan dua negara baru:
- Senegal
- Brunei Darussalam
Negara lain yang telah lebih dulu bergabung antara lain:
- Maroko
- Indonesia
- Malaysia
- Pakistan
- Bangladesh
- Turki
- Pantai Gading
- Maladewa
Sejak diluncurkan pada 2017, program ini telah melayani sebanyak 1.254.994 jemaah haji.
Jemaah dari Berbagai Negara Mulai Tiba
Pada hari yang sama, gelombang pertama jemaah dari sejumlah negara juga mulai tiba di Arab Saudi. Jemaah dari Turki, Pakistan, dan Malaysia mendarat di Madinah melalui skema Makkah Route, sementara penerbangan dari Bangladesh tiba di Jeddah.
Makkah Route Initiative memungkinkan seluruh proses keimigrasian dilakukan sejak di negara asal jemaah.
Layanan tersebut meliputi:
- Pengambilan data biometrik
- Penerbitan visa haji elektronik
- Pemeriksaan paspor di bandara keberangkatan
- Verifikasi persyaratan kesehatan
Selain itu, bagasi jemaah telah diberi label dan diatur sesuai dengan akomodasi di Arab Saudi. Setibanya di Jeddah atau Madinah, jemaah langsung diarahkan ke bus menuju tempat tinggal tanpa perlu menunggu bagasi.
Distribusi bagasi selanjutnya ditangani oleh pihak terkait dan dikirim langsung ke lokasi akomodasi jemaah.
Program ini menjadi bagian dari upaya Arab Saudi dalam meningkatkan kualitas layanan haji, sekaligus memastikan proses kedatangan jemaah berlangsung lebih cepat, efisien, dan nyaman.
