MADANINEWS.ID, MAKKAH – Prosesi pengangkatan Kiswah Ka’bah kembali dilakukan menjelang puncak musim haji 1447 H/2026 M. Ritual tahunan ini menjadi salah satu penanda dimulainya rangkaian ibadah haji, seiring meningkatnya kedatangan jemaah dari berbagai negara ke Arab Saudi.
Pengangkatan Kiswah dilakukan pada 18 April 2026 pukul 01.00 waktu setempat di Masjidil Haram, Makkah. Proses ini berlangsung setelah kain penutup Ka’bah tersebut menjalani perawatan lebih dari 10 hari.
Langkah ini merupakan prosedur rutin yang dilakukan setiap tahun menjelang musim haji, sebagai bagian dari persiapan menghadapi lonjakan jemaah.
Bukan Sekadar Simbol, Tapi Perlindungan
Melansir Saudi Press Agency, pengangkatan Kiswah memiliki fungsi penting dalam menjaga kualitas kain. Saat musim haji, jutaan jemaah memadati area Ka’bah untuk melaksanakan tawaf dalam jarak sangat dekat.
Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kerusakan akibat gesekan maupun sentuhan langsung. Karena itu, bagian bawah Kiswah diangkat guna melindungi kain dari kerusakan selama periode puncak ibadah.
Selain menjaga keutuhan, langkah ini juga memastikan Kiswah tetap dalam kondisi optimal di tengah intensitas aktivitas yang sangat tinggi di area Masjidil Haram.
Momentum pengangkatan Kiswah bertepatan dengan mulai berdatangannya jemaah internasional ke Arab Saudi. Pada hari yang sama, penerbangan dari sejumlah negara seperti Pakistan, Bangladesh, India, dan Indonesia mulai mendarat.
Hal ini memperkuat makna prosesi tersebut sebagai salah satu penanda resmi dimulainya musim haji 1447 Hijriah.
Kiswah akan tetap dalam posisi terangkat sepanjang musim haji, sebelum nantinya diturunkan kembali setelah seluruh rangkaian ibadah selesai.
Perawatan Ka’bah Tuntas Jelang Haji
Sebelum prosesi ini, otoritas pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi telah merampungkan program perawatan rutin Ka’bah dan area Hijr Ismail.
Pekerjaan dilakukan tanpa mengganggu aktivitas ibadah, dengan total lebih dari 4.700 jam kerja yang mencakup 31 paket utama dan 305 aktivitas.
Lingkupnya meliputi perawatan bagian dalam Ka’bah, atap, serta area sekitarnya, termasuk inspeksi dan pengujian menyeluruh. Selain itu, dilakukan penggantian lebih dari 30 meter sambungan ekspansi (silikon), perbaikan lebih dari 50 meter sambungan marmer, serta pemolesan lantai marmer di seluruh area sekitar Ka’bah.
Seluruh proses dikerjakan oleh tenaga profesional Arab Saudi dengan dukungan teknologi modern dan material berstandar internasional, guna memastikan ketahanan struktur Ka’bah dalam jangka panjang.
