MADANINEWS.ID, JAKARTA – Maskapai nasional Garuda Indonesia membuka pengadaan tas dan koper untuk kebutuhan jemaah haji tahun 2026. Kesempatan ini dibuka bagi perusahaan dalam negeri yang bergerak di bidang produksi tas dan koper, seiring persiapan operasional layanan penerbangan haji mendatang.
Pengadaan tersebut tercantum dalam Pengadaan Tas dan Koper Jemaah Haji 2026 PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang diumumkan melalui sistem e-procurement perusahaan.
Lima Syarat Umum Peserta Pengadaan
Dalam pengumuman resminya, Garuda Indonesia menetapkan lima persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh perusahaan peserta pengadaan. Pertama, perusahaan harus berbadan hukum dan memiliki izin usaha di Indonesia di bidang produksi tas dan koper.
Kedua, perusahaan wajib memiliki peralatan, tempat produksi, serta kapasitas untuk memproduksi tas dan koper hard case, dengan kemampuan minimal memproduksi 35.000 set tas dan koper hard case dalam waktu satu bulan untuk kebutuhan Garuda.
Ketiga, peserta harus bersedia mengikuti seluruh prosedur pengadaan yang berlaku di Garuda Indonesia. Keempat, perusahaan tidak sedang terlibat sengketa hukum atau dalam kondisi pailit yang berpotensi menimbulkan benturan kepentingan atau menghambat pemenuhan kewajiban kontrak.
Kelima, perusahaan diwajibkan menandatangani pernyataan integritas sebagai bagian dari proses pengadaan.
Pendaftaran Lewat E-Procurement Garuda
Perusahaan yang berminat mengikuti pengadaan ini dapat mengakses situs e-procurement Garuda Indonesia untuk memperoleh informasi rinci terkait kebutuhan pengadaan serta dokumen yang harus disiapkan. Dokumen peserta dikirimkan dalam bentuk softcopy atau hasil pindai melalui halaman pengadaan pada sistem tersebut.
Batas akhir pengiriman dokumen ditetapkan paling lambat Selasa, 13 Januari 2026, pukul 16.00 WIB.
Garuda Indonesia selanjutnya akan mengirimkan dokumen Request for Proposal (RFP) kepada perusahaan yang dinyatakan lolos tahap prakualifikasi melalui email resmi. Proses ini menjadi tahap lanjutan sebelum penentuan penyedia tas dan koper jemaah haji 2026.
Manajemen Garuda Indonesia juga menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya apa pun kepada peserta dalam seluruh rangkaian proses Pengadaan Tas dan Koper Jemaah Haji 2026 ini.
