MADANINEWS.ID, JAKARTA – Panjangya masa tunggu haji reguler di berbagai daerah mendorong sebagian masyarakat mencari jalur alternatif agar bisa berangkat lebih cepat. Skema Haji Plus menjadi pilihan, meski biaya yang lebih tinggi kerap menjadi tantangan bagi calon jemaah.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk melalui Unit Usaha Syariah memperkenalkan produk Hasanah, pembiayaan Haji Plus berbasis syariah tanpa jaminan. Produk ini ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh nomor porsi Haji Plus lebih cepat dengan skema angsuran yang dibayarkan secara bertahap.
Head of Syariah Adira Finance Yusron mengatakan, peluncuran Hasanah merupakan respons atas meningkatnya permintaan pembiayaan porsi Haji Plus di tengah keterbatasan kuota haji reguler.
“Produk Hasanah kami hadirkan sebagai respons atas adanya permintaan pembiayaan Nomor Porsi Haji Plus, sekaligus memperkuat strategi perluasan solusi dan portofolio syariah Adira Finance. Dengan pendekatan yang transparan, kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses pembiayaan ibadah yang lebih pasti dan terpercaya,” kata Yusron dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/1/2026).
Menurut dia, produk Hasanah menggunakan akad ijarah multijasa dan dirancang agar seluruh proses pembiayaan sesuai dengan prinsip syariah, termasuk kejelasan manfaat dan biaya sejak awal akad.
Tenor Fleksibel hingga 60 Bulan
Melalui produk Hasanah, pelanggan dapat mengajukan pembiayaan porsi Haji Plus tanpa jaminan (non-collateral) dengan pilihan tenor hingga 60 bulan. Skema ini dijalankan melalui kerja sama dengan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang berizin resmi Kementerian Agama.
Dalam proses pengajuan, calon pelanggan diminta menyiapkan dokumen pembiayaan seperti identitas diri, bukti penghasilan, serta dokumen pendukung lain untuk keperluan verifikasi. Ketentuan angsuran, pelunasan sebagian atau penuh, hingga aturan keterlambatan pembayaran disebut dijelaskan secara transparan dalam akad.
Yusron menambahkan, pelanggan yang pengajuan pembiayaan Hasanah-nya disetujui akan didaftarkan untuk memperoleh nomor porsi Haji Plus secara resmi. Nomor tersebut menjadi bukti bahwa pelanggan telah masuk dalam antrean keberangkatan sesuai ketentuan Kementerian Agama RI.
Setelah diterbitkan, status nomor porsi dapat dicek secara mandiri melalui laman resmi Kementerian Agama atau aplikasi Haji Pintar.
Kinerja Pembiayaan Syariah Tumbuh
Kehadiran produk Hasanah diharapkan memperkuat pertumbuhan pembiayaan syariah Adira Finance yang menunjukkan tren positif. Hingga November 2025, penyaluran pembiayaan baru berbasis syariah tercatat mencapai sekitar Rp8,1 triliun atau tumbuh sekitar 13 persen secara tahunan. Segmen syariah berkontribusi sekitar 21 persen terhadap total pembiayaan baru perusahaan.
Sebagai nilai tambah, pelanggan Hasanah juga memperoleh akses ke berbagai program loyalitas Adira Finance, termasuk HARCILNAS atau Harinya Cicilan Lunas yang memungkinkan pelunasan cicilan melalui penukaran poin di aplikasi adiraku.
Selain itu, Adira Finance juga berencana kembali menghadirkan program nasional UMRAH Untuk Sahabat pada 2026. Program loyalitas ini membuka peluang bagi pelanggan untuk berangkat umrah dengan pembiayaan dari perusahaan.
Adira Finance Syariah juga terus memperluas literasi keuangan syariah melalui pendekatan berbasis komunitas lewat Festival Pasar Rakyat. Program ini menjadi sarana edukasi masyarakat mengenai pembiayaan syariah yang transparan dan mudah diakses, termasuk pembiayaan ibadah.
“Melalui produk Hasanah dan berbagai inisiatif syariah lainnya, Adira Finance menegaskan komitmennya dalam memperluas akses pembiayaan berbasis syariah, memperkuat inklusi keuangan, serta menghadirkan pengalaman ibadah yang lebih mudah dijangkau dan berkesan,” ujar Yusron.
