IBADAH.ID, Madinah – Pemberangkatan jamaah haji telah memasuki hari ke 15 sejak pemberangkatan pertama pada Selasa (17/07) lalu. Dalam kurun waktu tersebut, Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah merekomendasikan untuk melakukan perawatan terhadap puluhan ribu jamaah yang telah tiba di Madinah.
Data tim kesehatan PPIH Arab Saudi mencatat, sebanyak 20.564 orang di Madinah dan 1.495 orang di Makkah direkomendasikan rawat jalan. Sedangkan total jamaah yang dirujuk sebanyak 252 orang di Madinah dan 21 orang di Makkah.
“Diagnosa penyakit terbanyak rawat jalan adalah hypertension (darah tinggi) sebanyak 3.727 orang,” ujar Kepala Pusat Kesehatan Haji Eka Jusuf Singka di Madinah, Senin (30/7).
Sejauh ini layanan kesehatan jamaah haji disediakan di tiga tempat yakni di Kloter yang ditangani oleh Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), di bandara Madinah dan Jeddah oleh Tim Mobile dan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
Tim Mobile di Bandara telah mendata 160 jemaah mengalami masalah kesehatan. Sedangkan KKHI Madinah menerima 14 rujukan, merawat inap 41 jemaah, dan merujuk 21 jemaah ke RS Arab Saudi. Sementara KKHI Makkah telah menerima 10 pasien, masih dirawat inap tujuh jemaah, dan merujuk 14 jemaah ke RSAS.
“Sampai hari ini sebanyak 15 jamaah wafat. Penyebab wafat terbanyak dipicu oleh penyakit jantung sebanyak 11 orang. Lokasi wafat terbanyak di pondokan sebanyak 6 orang,” tutur Eka.
