MADANINEWS.ID, Jakarta – Arab Saudi resmi meluncurkan layanan digital “Nusuk Umrah”, sebuah platform daring yang memungkinkan calon jemaah asing mengajukan visa dan layanan umrah tanpa perantara. Langkah ini menandai era baru penyelenggaraan ibadah umrah yang lebih mandiri, cepat, dan efisien.
Peluncuran platform ini dilakukan pada pertengahan Agustus lalu, seperti dilaporkan Saudi Gazette. Layanan Nusuk Umrah dapat diakses langsung melalui laman resmi https://umrah.nusuk.sa/.
Bisa Pesan Sendiri Visa, Hotel, Transportasi, hingga Tur
Melalui Nusuk, calon jemaah kini punya kebebasan penuh dalam menyiapkan perjalanan ke Tanah Suci. Mereka bisa memilih paket umrah lengkap, atau menyusun sendiri perjalanan mereka — mulai dari pengajuan visa, pemesanan akomodasi, transportasi, hingga layanan tur tambahan sesuai kebutuhan.
Semua proses dilakukan secara daring, termasuk pembayaran yang sudah terintegrasi dengan berbagai metode transaksi digital.
Langkah ini mempertegas transformasi pelayanan umrah ke arah digitalisasi penuh, sekaligus mendukung Visi Saudi 2030 yang menargetkan peningkatan jumlah jemaah serta peningkatan kualitas layanan di sektor haji dan umrah.
Bagian dari Target Besar Visi Saudi 2030
Pemerintah Arab Saudi tengah berupaya menjadikan sektor umrah dan haji sebagai pilar penting dalam ekonomi non-migas. Melalui digitalisasi seperti Nusuk, kerajaan ingin menciptakan pengalaman ibadah yang lebih mudah, transparan, dan efisien bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.
Kementerian Haji dan Umrah menegaskan, peluncuran Nusuk merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan kapasitas layanan dan memperluas akses global bagi umat Islam yang ingin beribadah di Tanah Suci.
Musim Umrah 2025 Catat Lonjakan 30 Persen
Sejak musim umrah 1447 H resmi dibuka pada pertengahan Juni 2025, Arab Saudi mencatat lonjakan signifikan dalam jumlah jemaah dan visa yang diterbitkan.
“Lebih dari 1,2 juta jemaah telah memasuki Kerajaan untuk melaksanakan umrah sejak awal musim pada 15 Dzulhijjah hingga akhir 30 Muharram, yang berasal dari 109 negara,” lapor kantor berita SPA, 31 Juli 2025.
Selain itu, Kementerian juga mencatat peningkatan penerbitan visa umrah hingga 27 persen, serta lebih dari 4.200 kontrak kerja sama telah ditandatangani dengan perusahaan umrah dan agen eksternal guna memastikan kesiapan operasional di lapangan.
Era Baru Umrah Mandiri Digital
Kehadiran Nusuk Umrah diyakini akan mengubah peta industri perjalanan ibadah global. Calon jemaah kini tak lagi bergantung pada agen konvensional untuk mendapatkan layanan umrah, melainkan dapat mengatur semuanya sendiri secara langsung dengan sistem resmi dari pemerintah Arab Saudi.
Dengan inovasi ini, umrah mandiri kini bukan sekadar wacana, melainkan kenyataan yang memudahkan umat Islam dari berbagai negara untuk beribadah dengan cara yang lebih modern, aman, dan efisien.
