Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kenapa Akhir-Akhir Ini Panas Banget? Ini Penjelasan BMKG

Abi Abdul Jabbar Sidik
14 October 2025 | 06:59
rubrik: News, Nusantara
Kenapa Akhir-Akhir Ini Panas Banget? Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi Cuaca Panas (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta — Beberapa pekan terakhir, masyarakat di berbagai wilayah Indonesia mengeluhkan suhu udara yang terasa menyengat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akhirnya menjelaskan penyebab di balik fenomena ini: posisi matahari yang kini sudah bergeser ke bagian selatan Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, kondisi tersebut membuat sinar matahari lebih langsung mengenai wilayah selatan Tanah Air sehingga suhu udara meningkat.

“Saat ini kenapa terlihat panas? Karena di sisi selatan matahari sekarang itu udah bergeser di selatan wilayah Indonesia,” jelasnya usai menghadiri Ekspose Pengendalian Karhutla Tahun 2025 di Kantor Kemenhut, Jakarta, Senin (13/10).

Menurutnya, temperatur maksimum ideal di wilayah perkotaan umumnya berada di kisaran 31–34 derajat Celsius, namun beberapa kota kini mencatat angka lebih tinggi. Minimnya awan hujan juga menjadi faktor tambahan yang membuat panas terasa semakin menyengat.

“Ini juga menyebabkan pertumbuhan awan hujan itu juga sudah jarang di wilayah selatan,” tambahnya.

Dengan berkurangnya awan, sinar matahari tidak lagi terhalang sehingga langsung mengenai permukaan bumi. Akibatnya, panas terasa lebih kuat terutama pada siang hari.

Musim Hujan Belum Merata

Meski panas terasa ekstrem, Guswanto menegaskan bahwa secara umum Indonesia sudah memasuki musim hujan sejak Agustus lalu. Namun, karena wilayah Indonesia sangat luas, awal musim hujan tidak terjadi secara bersamaan di setiap daerah.

Menurut prakiraan BMKG, hampir seluruh wilayah akan mulai mengalami musim hujan pada November, dan diperkirakan berlangsung serentak pada Desember hingga Februari.

“Nanti di Desember, Januari, Februari itu sudah serentak,” jelasnya.

BMKG juga memprediksi potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah dalam sepekan ke depan, termasuk di Sumatera Utara dan Jawa bagian tengah.

See also  Pelanggan Gojek Donasi 1200 Paket Logistik Keluarga Melalui BAZNAS

Sebelumnya, data BMKG pada Senin (13/10) menunjukkan suhu udara di sejumlah kota besar mencapai 27–35 derajat Celsius, dengan Serang, Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya termasuk daerah yang paling panas.

Tags: bmkgcuaca indonesiacuaca panasmusim panas
Previous Post

Asrama Haji di Daerah Bakal Dijadikan Kantor Perwakilan Kementerian Haji

Next Post

Heboh Pinjol Syariah Gagal Bayar, OJK Siap Turun Tangan!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks