Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Kuota Haji Indonesia 2026 Tetap 221 Ribu, Ada Peluang Tambahan?

Abi Abdul Jabbar Sidik
30 September 2025 | 10:33
rubrik: Haji & Umrah
Kuota Haji Indonesia 2026 Tetap 221 Ribu, Ada Peluang Tambahan?

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Jakarta – Pemerintah Arab Saudi resmi menetapkan kuota haji Indonesia 2026 sebanyak 221 ribu jemaah. Jumlah ini sama persis dengan tahun sebelumnya.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut angka tersebut masih bisa berubah.

“Ya, kuota haji kita itu tetap dari pemerintah Saudi Arabia, estimasinya sekitar 221.000 kuota,” ujarnya di Tangerang, Senin (29/9).

Meski begitu, ia menambahkan:
“Kalau ada penambahan dan sebagainya kita belum tahu. Mereka sampaikan bahwasannya kemungkinan kuota haji Indonesia itu tetap. Kalaupun ada perubahan penambahan nanti kita lihat perkembangannya,” imbuhnya.

8 Persen untuk Haji Khusus

Dari total kuota, 8 persen dialokasikan untuk jemaah haji khusus. Pemerintah juga memastikan transparansi dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Besok Kejaksaan akan datang ke Kementerian Haji. Kami akan bicara untuk proses pengawasan melekat, proses pengadaan sampai dengan akhir,” kata Dahnil.

Ia menekankan, calon pejabat Kemenhaj akan melalui proses seleksi ketat. “Jangan sampai kemudian ketika duduk sebagai pejabat ternyata orang-orang bermasalah. Makanya kami selain melakukan assessment, kami juga melakukan screening dan tracking dengan bantuan Kejaksaan dan KPK,” tegasnya.

Soal biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH), pembahasan akan dilakukan bersama DPR. Dahnil mengungkap, pembagian kuota per provinsi juga kemungkinan berubah—ada daerah yang mendapat tambahan, ada pula yang berkurang.

Adapun Pemerintah sudah menunjuk dua syarikah untuk melayani jemaah Indonesia: Rakeen Mashariq Al Mutamayizah Company For Pilgrim Service dan Albait Guest.

“Kami tim pengadaan yang ditugaskan ke sana, itu sudah memutuskan ada dua syarikah yang terpilih dan kami desain kontraknya multi-year, tiga tahun ke depan,” jelas Dahnil.

Menariknya, kontrak baru ini berhasil menekan biaya. Harga per jemaah yang semula 2.300 riyal turun menjadi 2.100 riyal.

See also  Panas Terik Tak Terasa, Ini Alasan Lantai Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Tawaf
Tags: Dahnil Anzar Simanjuntakkuota haji indonesia
Previous Post

Punya Potensi Besar, UMKM Jadi Fokus Baru Pembiayaan Syariah

Next Post

Pemerintah Pangkas Syarikah Haji Jadi 2, Biaya Turun 200 Riyal per Jemaah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks