Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Panas Terik Tak Terasa, Ini Alasan Lantai Masjidil Haram Tetap Sejuk Saat Tawaf

Abi Abdul Jabbar Sidik
24 February 2026 | 14:00
rubrik: Haji & Umrah
Ini Rahasia Lantai Masjidil Haram Tetap Dingin Meski di Tengah Cuaca Panas Ekstrem

Lantai Masjidil Haram terbuat dari marmer khusus dari Yunani yang membuatnya tetap sejuk meski ditengah cuaca panas. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Suhu siang hari di Makkah kerap menyengat, terutama ketika matahari tepat berada di atas kepala. Namun kondisi tersebut tidak sepenuhnya dirasakan jemaah saat melaksanakan tawaf di Masjidil Haram. Lantai marmer di area tawaf tetap terasa sejuk meski terpapar sinar matahari langsung.

Kenyamanan ini bukan terjadi secara kebetulan. Pengelola Masjidil Haram menerapkan sistem rekayasa yang dirancang khusus untuk meminimalkan panas dan menjaga keselamatan jemaah selama beribadah.

Marmer Dipilih Khusus dengan Daya Pantul Panas

Melansir Saudi Press Agency, pengelola masjid memilih jenis marmer dengan sifat fisika yang mampu memantulkan panas matahari. Material tersebut tidak menyerap panas secara signifikan, sehingga suhu permukaan tetap relatif rendah.

Marmer yang digunakan berasal dari kawasan pegunungan bersuhu rendah. Bahan alami berkualitas tinggi ini memiliki koefisien penyerapan panas yang rendah, sehingga panas tidak terperangkap di permukaan lantai.

Selain itu, warna marmer yang terang turut berperan penting. Permukaan berwarna cerah membantu memantulkan radiasi matahari, berbeda dengan material berwarna gelap yang cenderung menyimpan panas.

Struktur Lantai Dirancang untuk Buang Panas

Tak hanya mengandalkan material, pengelola juga merancang struktur pemasangan marmer secara khusus. Ketebalan lembaran marmer dan pemasangannya di atas lapisan isolasi menciptakan rongga udara di bawah lantai.

Rancangan ini memungkinkan sirkulasi udara yang membantu mempercepat pembuangan panas dari permukaan lantai. Sistem tersebut meningkatkan efektivitas isolasi sekaligus menjaga suhu lantai tetap nyaman bagi jemaah yang berjalan tanpa alas kaki.

Pergerakan Jamaah Ikut Bantu Pendinginan

Luasnya area tawaf, pergerakan jemaah yang terus berlangsung, serta aliran udara alami di kawasan Masjidil Haram juga berkontribusi meredam panas. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat suhu lantai tidak cepat meningkat meski digunakan sepanjang hari.

See also  Kemenhaj Buka Seleksi Petugas Haji November 2025, Proses Serba Digital dan Transparan

Keseluruhan pendekatan ini menunjukkan sinergi antara pemilihan bahan alami dan rekayasa teknis untuk melayani kebutuhan jemaah. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pengelola Masjidil Haram dalam menjaga kenyamanan dan keamanan tamu Allah saat beribadah.

Tags: lantai masjidil harammarmer masjidil haramtawaf
Previous Post

Bukan Sajadah Biasa, Karpet Masjid Haramain Dipasangi Chip Canggih

Next Post

Di Balik Sejuknya Masjidil Haram, Ada Sistem Pendingin Terbesar Dunia Sebesar 155 Ribu Ton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks