Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Gebrakan Perdana Gus Irfan Usai Dilantik: Tekan Biaya Haji, Bangun Kampung Haji

Abi Abdul Jabbar Sidik
10 September 2025 | 06:30
rubrik: Haji & Umrah
Gebrakan Perdana Gus Irfan Usai Dilantik: Tekan Biaya Haji, Bangun Kampung Haji

Menteri Haji Umrah RI Mochammad Irfan Yusuf. (foto:ist/dok)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Usai Dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan langsung tancap gas. Dua agenda besar langsung ia sodorkan: pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkahdengan target 2028, serta upaya serius menekan biaya haji agar lebih ramah di kantong jamaah.

Gebrakan ini ia umumkan usai mendampingi Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (8/9/2025). Gus Irfan menegaskan semua langkahnya merupakan arahan langsung Presiden untuk memperbaiki layanan haji Indonesia.

Target 2028: Tower Kampung Haji Mulai Bisa Dipakai

Gus Irfan mengaku tidak mau buang waktu. Besoknya ia langsung terbang ke Arab Saudi untuk meninjau kembali lokasi pembangunan.

“Besok kami dan Danantara akan ke Jeddah, Makkah, sekali lagi untuk memastikan kembali lokasi yang akan kita ambil. Karena bulan kemarin kita sudah melihat beberapa lokasi calon lokasi, dan Insyaallah besok akan kita putuskan mana yang akan kita ambil,” ujarnya.

Ia menargetkan, setidaknya ada 1–2 tower di kawasan Kampung Haji yang bisa dipakai jamaah pada 2028.

“Mungkin ada beberapa tower dan 1-2 tower diharapkan tahun 2028 bisa dipakai,” katanya.

Ongkos Haji Jadi Fokus

Selain soal infrastruktur, Gus Irfan sadar ongkos haji masih jadi beban masyarakat. Karena itu, ia janji mencari cara agar biayanya lebih terjangkau.

“Banyak hal yang harus kita lakukan, termasuk berpikiran atau berupaya bagaimana biaya haji lebih bersahabat untuk masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Meski begitu, ia memastikan tidak ada anggaran baru dari Kementerian Keuangan. Seluruh pembiayaan akan menggunakan dana Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) serta peralihan dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

“Tidak ada anggaran baru, anggaran kita BP Haji lama ditambah peralihan anggaran dari Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah ke Kementerian Haji,” jelasnya.

Tugas Berat, Instruksi Presiden Jelas

Gus Irfan mengaku sudah cukup memahami lapangan karena ikut mengawal persiapan haji selama 10 bulan terakhir. Namun, ia menyebut amanah baru ini tetap berat.

“Setelah pelantikan, kami diundang Presiden ke ruangan beliau, berbicara banyak hal. Dan terkait dengan haji, beliau menyampaikan apa pun yang perlu dilakukan, lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik pada jamaah haji kita,” katanya.

Ia pun siap menjalankan tugas bersama Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Saya katakan berat, karena 10 bulan terakhir, saya tahu persis bagaimana medan haji baik di Indonesia maupun di Saudi,” ucapnya.

Dengan kombinasi proyek pembangunan, efisiensi biaya, dan dukungan penuh Presiden, Gus Irfan ingin memastikan layanan haji ke depan lebih optimal, transparan, dan berpihak kepada jamaah Indonesia.

See also  Bulog Minta Pemerintah Bangun Gudang di Kampung Haji, Buat Cadangan Pangan Jemaah
Tags: kampung hajikementerian haji umrahmenteri haji umrah
Previous Post

Cair! BPKH Bagikan Rp2,1 Triliun Nilai Manfaat Dana Haji ke 5,4 Juta Jamaah

Next Post

Inovasi Katering Haji: Saudi Gandeng Startup hingga Chef Lokal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks