IBADAH.ID, Jakarta – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Otoritas Obat-obatan dan Makanan Saudi (SFDA) mengumumkan rencananya untuk mendirikan pusat produksi makanan halal terbesar di dunia. Langkah ini merupakan upaya Pemerintah Arab Saudi dalam melayani umat Islam di seluruh dunia.
Presiden Eksekutif SFDA Dr. Hisham Al-Jadhaee mengatakan inisiatif untuk mendirikan pusat makanan halal ini sejalan dengan Visi Saudi 2030.
“Ini menegaskan peran Kerajaan Arab Saudi di dunia Arab dan Islam dan posisi geografis strategisnya yang menghubungkan tiga benua,” kata dia seperti dilansir dari Arab News, Rabu (25/07).
Menurutnya umat muslim harus memiliki pusat makanan berkualitas di dunia yang akan mengikuti aturan tuntunan syariat Islam. “Produk-produk pusat akan diterima oleh orang-orang di seluruh dunia,” tambahnya.
Proyek ini akan menjadikan Arab Saudi sebagai pusat terkemuka untuk makanan halal yang dapat diandalkan.
“Pusat ini akan menyediakan berbagai layanan termasuk penerbitan sertifikat untuk produk dan lembaga makanan halal. Ini juga akan mengenali organisasi yang menerbitkan sertifikat semacam itu,” papar Dr. Hisham Al-Jadhaee.
Halal Food Center juga akan melakukan penelitian dan melakukan studi bekerjasama dengan berbagai universitas dan pusat penelitian dalam menambah mendirikan pusat pelatihan.
Terkait strategi dari Halal Food Center sendiri, Al-Jadhaee mengatakan akan fokus pada tiga poin penting. Pertama, produk impor harus mengikuti kondisi halal dan harus mengembangkan standar dan spesifikasi kualitas.
Kedua, Halal Food Center ini akan menjadi perwakilan untuk industri makanan halal dunia, menyediakan layanan logistik lokal dan internasional dan menjalin kontak dengan agen-agen terkait di seluruh dunia, termasuk di negara-negara non-Muslim.
Ketiga, Halal Food Center akan berkontribusi untuk memperkuat ekonomi dengan mendirikan pusat makanan halal dan pelatihan dan mempekerjakan kader Saudi yang berkualitas.
“Tujuan kami adalah menjadikannya pusat makanan halal (Halal Food Center) sebagai pionir di dunia Islam dengan menunjuk pekerja berkualitas tinggi dan memperkenalkan sistem pemantauan lanjutan,” kata Al-Jadhaee.
Halal Food Center akan mengijinkan lembaga-lembaga makanan halal yang sah dan produk-produk halal termasuk hotel dan restoran untuk menggunakan logonya. Mereka juga akan memberikan pelatihan kepada perusahaan dan institusi yang berniat untuk berubah menjadi bisnis halal. “Kami juga akan mendirikan laboratorium rujukan untuk produk makanan halal,” kata Al-Jadhaee.
“Burung dan hewan akan disembelih sesuai dengan norma syariah dan tidak ada bahan tidak islami akan ditambahkan selama pembuatan dan pengolahan produk makanan,” sambungnya.
