Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Makkah Makin Sesak Jelang Puncak Haji, Ini 6 Tips Tetap Aman Beribadah bagi Jemaah

Abi Abdul Jabbar Sidik
28 May 2025 | 12:30
rubrik: Haji & Umrah
Lewat Teknologi Ini, Masjidil Haram Bisa Pantau Jumlah Jemaah Secara Real Time

Kepadatan jemaah di area Mataf Ka'bah, Masjidil Haram. (foto:Kementerian Haji Umrah Arab Saudi)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, Makkah – Penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M telah memasuki hari ke-27. Hingga Selasa (27/5/2025), tercatat sebanyak 158.669 jemaah haji reguler dan khusus asal Indonesia telah tiba di Tanah Suci. Para jemaah ini tergabung dalam 404 kelompok terbang (kloter), dan kedatangan masih terus berlangsung seiring dengan operasional gelombang kedua yang belum berakhir.

Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Akhmad Fauzin, dalam konferensi pers resmi yang disiarkan melalui kanal YouTube Kemenag.

Dalam kesempatan tersebut, Akhmad juga melaporkan bahwa distribusi kartu Nusuk—yang merupakan kartu identitas resmi jemaah haji—telah mencapai 95% atau setara dengan 185.075 jemaah. Kartu ini wajib dibawa setiap jemaah karena sangat penting dalam mendukung mobilitas, pengenalan, dan perlindungan identitas selama berada di Makkah dan sekitarnya.

Kemenag Gandeng 8 Syarikah, Layanan Jemaah Diperkuat

Untuk memperkuat layanan selama pelaksanaan haji, pemerintah Indonesia melalui Kemenag telah bekerja sama dengan 8 syarikah atau perusahaan penyedia layanan di Arab Saudi. Kolaborasi ini mencakup layanan akomodasi, konsumsi, dan transportasi jemaah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan jemaah mendapat pengalaman ibadah yang aman dan nyaman, terlebih menjelang fase puncak ibadah haji, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Masjidil Haram Mulai Sesak, Jemaah Diimbau Jaga Fisik dan Tidak Berlebihan

Dengan berakhirnya fase layanan jemaah di Madinah, mayoritas jemaah kini telah berada di Makkah. Kondisi kawasan Masjidil Haram menunjukkan lonjakan kepadatan yang signifikan, terutama menjelang waktu-waktu shalat wajib.

Pemerintah dan petugas haji Indonesia menyampaikan sejumlah imbauan penting agar jemaah dapat menjaga kesehatan dan tetap fokus dalam menunaikan ibadah. Berikut ini enam hal yang perlu diperhatikan jemaah haji Indonesia:

See also  Jelang Wukuf, PPIH Pastikan Kesiapan Tenda dan Layanan Armuzna

1. Kurangi Frekuensi Umrah Sunnah

Jemaah disarankan untuk tidak terlalu sering melakukan umrah sunnah secara berulang. Selain untuk menjaga kondisi tubuh, hal ini penting agar energi tidak habis sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna.

2. Fokus pada Persiapan Fisik dan Pemahaman Manasik

Petugas haji meminta agar jemaah memanfaatkan waktu dengan melakukan persiapan fisik dan mental. Jemaah dianjurkan mengikuti bimbingan manasik di hotel agar ibadah berlangsung lebih khusyuk dan tertib.

“Pemahaman yang baik tentang manasik haji akan sangat membantu dalam menjalani ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina dengan khusyuk dan tertib,” ujar Akhmad Fauzin.

3. Prioritaskan Salat di Masjid Hotel, Terutama bagi Lansia

Suhu di Kota Makkah pada siang hari tercatat mencapai 41–43°C, sehingga jemaah, terutama yang lanjut usia atau masuk kategori rentan, disarankan beribadah di masjid hotel. Para ulama sepakat bahwa seluruh kawasan Tanah Haram memiliki keutamaan yang sama dalam hal pahala shalat.

4. Wajib Bawa Identitas Diri dan Kartu Nusuk

Setiap jemaah diingatkan untuk selalu membawa kartu identitas resmi, kartu Nusuk, serta catatan nomor hotel dan kloter masing-masing. Hal ini akan sangat membantu mencegah jemaah tersesat atau kesulitan kembali ke penginapan.

5. Jangan Berangkat Sendiri ke Masjidil Haram

Jemaah yang hendak ke Masjidil Haram disarankan berangkat dalam rombongan. Selain lebih aman, hal ini juga mencegah risiko terpisah atau kehilangan barang. Jemaah juga dianjurkan membawa tas kecil untuk menyimpan sandal, dan tidak menitipkan barang ke orang lain demi kenyamanan dan keamanan.

6. Jangan Ragu Minta Bantuan Petugas

Jika mengalami kendala, jemaah tidak perlu sungkan untuk meminta bantuan petugas. Petugas haji tersedia di berbagai titik strategis dan siap membantu 24 jam. Selain itu, jemaah yang muda dan sehat diminta untuk saling membantu sesama jemaah, terutama para lansia dan mereka yang memerlukan dukungan tambahan.

See also  Prabowo Segera Temui MBS, Realisasikan Rencana Bangun Kampung Haji RI di Makkah,

Suasana Semakin Padat, Persiapan Menuju Armuzna Jadi Prioritas

Dengan situasi Makkah yang makin padat dan suhu tinggi yang menyengat, pemerintah menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan jemaah harus menjadi prioritas. Para jemaah diminta menghindari aktivitas berlebihan, memperbanyak istirahat, dan menjaga kekompakan dalam kelompok.

Seluruh informasi dan panduan ini disampaikan sebagai bentuk perhatian dan kesiapsiagaan menyambut puncak ibadah haji yang tinggal hitungan hari.

Tags: haji 2025Puncak Hajitips ibadah
Previous Post

Mengenal Haji Furoda: Tak Perlu Antre, Tapi Biayanya Bisa Capai Rp 700 Juta

Next Post

Memperbanyak Dzikir di Bulan Dzulhijjah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks