Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Mengintip Menu Istimewa Jamaah Haji di bandara Jeddah

Abi Abdul Jabbar Sidik
24 July 2018 | 09:47
rubrik: Haji & Umrah
Mengintip Menu Istimewa Jamaah Haji di bandara Jeddah

Menu makan jamaah haji di bandara jeddah. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

IBADAH.ID, Jakarta – Jamaah haji akan menerima makan satu kali saat berada di Bandara King Abdul Aziz Jedah. Bagi jamaah gelombang dua akan menerima saat kedatangan, sedang jemaah gelombang satu akan menerima konsumsi di bandara Jedah saat pemulangan. Menunya pun cukup istimewa. Seperti apa proses pengolahan dan dapur kateringnya?

Penyedia konsumsi jamaah di bandara Jedah dilakukan oleh dua katering. Fahad Esam Bobsait dan Al Musbah. Keduanya berada di dalam terminal haji bandara Jedah. Saat dilakukan visitasi oleh Kadaker Airport Arsyad Hidayat dan Kepala Seksi Katering Sukaidi, kedua dapur tersebut dinyatakan telah siap.

Arsyad memeriksa seluruh peralatan masak, bahan baku, tempat penyimpanan, dan tempat packing.

“Peralatannya cukup modern. Ada 6 penggorengan besar khusus melayani katering Indonesia,” kata Arsyad saat berada di dapur katering Al Musbah, Senin (23/7/2018) siang.

Arsyad juga menanyakan juru masak Al Musbah. Teknik pengolahan, pengemasan, dan diatribusi menu juga menjadi pembahasan hangat antara Arsyad dengan pengelola katering.

“Mereka menyediakan 12 juru masak asli Indonesia yang dibagi dalam dua shift,” terang Arsyad.

Mengenai proses penggorengan ayam goreng, juga kata Arsyad, menggunakan minyak yang hanya akan dipakai maksimal lima kali.

“Tadi dijelaskan bahwa minyak rutin diganti. Proses gorengnya sekali goreng mampu 300 porsi,” ujar Arsyad.

Saat berada di dapur Al Musbah memang tampak alat-alat masak cukup canggih dan bersih. Tampak penggorengan modern dilengkapi timer 12 skala berjajar di meja. Salah satu juru masak juga selalu mengukur suhu minyak tetap optimum agar hasilnya bagus.

Setiap satu paket menu berisi nasi 400 gram, sayur, ayam goreng, apel, pudinh, dan air mineral dua botol masing-masing 330 ml. Menu juga dilengkapi dengan saus cabe, sendok, garpu, pisau plastik, tisue kering, dan tisue wangi.

See also  Kenali ! Ini Daftar 9 Imam Shalat di Masjidil Haram

Siang itu rombongan Daker Airport juga berkesempatan mencoba menu Jemaah haji. Menurut Arsyad rasa dan tekstur masakan cocok dengan citarasa Indonesia.

Pengemasannya juga akan langsung dimasukkan ke tempat khusus untuk menjaga kebersihan dan suhu makanan. Setiap hari katering juga harus mebgirimkan sampel ke Daker.

Dapur Al Musbah juga menyediakan mobil golf yang telah dimodifikasi. Di bagian belakang dibuat bak baja layaknya mobil pick up. Mobil ini mampu mengangkut menu untuk jemaah dua kloter sekali jalan

Tags: haji 2018katering jamaah hajimenu jamaah haji
Previous Post

Ini Waktu Ziarah ke Raudhah bagi Jamaah Haji Perempuan

Next Post

Gandeng Angkasa Pura II, Kemenpar Kembangkan LCCT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks