Ini Waktu Ziarah ke Raudhah bagi Jamaah Haji Perempuan

Penulis Abi Abdul Jabbar

IBADAH.ID, Madinah – Raudhah adalah salah satu tempat yang dimuliakan Allah SWT.  Tempat seluas sekitar 330 M persegi itu menjadi tempat yang tak akan dilewatkan oleh para jamaah haji yang berziarah ke Masjid Nabawi. Mereka berdesakan antri untuk sekadar shalat dua rakaat atau berdoa.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

ما بين بيتي ومنبري رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ

Di antara rumahku dan mimbarku ada raudhah min riyadhil Jannah (sebuah taman di antara taman-taman surga.” (HR. Bukhari)

Tidak ada nash qath’i tentang keutamaan shalat atau berdoa di Raudhah. Namun, keutamaan shalat diambil dari hadits yang menyatakan keutamaan shalat di masjid Nabawi.

إِنَّ الصَّلَاةَ فِي مَسْجِدِي هَذَا أَفْضَلُ مِنَ الصَّلَاةِ فِيمَا سِوَاهُ مِنَ الْمَسَاجِدِ، إِلَّا الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ

Shalat di masjidku ini lebih utama daripada shalat di masjid-masjid lain, kecuali di Masjid Haram.” (HR. Ahmad)

Selain itu, Raudhah merupakan tempat yang paling mulia di dalam masjid Nabawi, maka diharapkan beribadah dengan doa dan shalat memiliki nilai keutamaan lebih.

Kawasan raudhah ditandai dengan karpet hijau, berbeda dengan karpet lain yang berwarna merah di Masjid Nabawi. Demi ketertiban ibadah, petugas mengatur supaya jemaah bergantian berdoa di Raudhah. Selain waktu berkunjung, pintu masuk bagi jemaah laki-laki dan perempuan pun berbeda.

Petugas Perlindungan Jemaah (Linjam) Sektor Khusus Masjid Nabawi Restu Fitri Adryan mengatakan jemaah perempuan saat akan masuk ke Raudhah melalui Pintu (Gate) 25. Sedangkan waktu kunjungnya terbagi tiga,  setelah shalat subuh hingga menjelang zhuhur, lalu ba’da zhuhur hingga ashar, kemudian ba’da shalat isya hingga hampir tengah malam.

Jemaah perempuan masuk per kelompok. Jemaah Indonesia dikumpulkan dengan jemaah dari Malaysia, Filipina, dan Thailand. Askar yang memandu biasanya membawa papan bertuliskan “Kumpulan Berbahasa Melayu”.

Brigadir Restu menyarankan sebaiknya jemaah yang hendak ke Raudhah datang pada saat ba’da subuh atau isya karena waktu kunjung lebih panjang.

“Saat ini jemaah sudah mulai ramai mengunjungi Raudhah, maka akan lebih baik datang saat ba’da subuh atau isya supaya lebih leluasa menunggu antrean menuju Raudhah,” ujarnya, di Madinah, Senin (24/07).

Berdasarkan info, pintu dibuka ba’da subuh hingga pukul 09.30 Waktu Arab Saudi (WAS). Untuk siang hari, ba’da zuhur sampai pukul 15.30 WAS. Total jemaah perempuan mengantre lebih kurang selama dua jam.

“Sedangkan kalau malam antrean setelah shalat Isya hingga 23.30 WAS,” lanjutnya.

Selain air zam-zam, jemaah perempuan juga sebaiknya membawa bekal makanan ringan, seperti roti, biskuit, atau kurma untuk mengganjal perut selama mengantre.

BACA JUGA

Tinggalkan komentar