IBADAH.ID, Jakarta – Kantor Utusan Khusus Presiden RI Untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan silaturahmi para pemuka agama-agama se-NTB di Pendopo Gubernuran NTB, Minggu (15/7).
Agenda dalam silaturahmi tersebut adalah sosialisasi Kesepakatan Pemuka Agama hasil Musyawarah Besar Pemuka Agama untuk Kerukunan Bangsa (MBPA-UKB) yang telah diselenggarakan pada 8-10 Februari 2018 di Jakarta.
Silaturahmi tersebut dihadiri oleh puluhan tokoh agama dari seluruh Nusa Tenggara Barat. Silaturahmi dipimpin oleh Utusan Khusus Presiden RI Untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban, Prof. Dr. M. Din Syamsuddin.
Adapun hadir tokoh majelis-majelis agama pusat sebagai narasumber, yakni Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Anwar Abbas, Wakil Sekretaris Jenderal Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Chrisye Anki Gosal, Ketua Komisi Hubungan Antar-agama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Romo Agustinus Ulahayanan, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mayjen TNI (Purn.) Wisnu Bawa Tenaya, serta Ketua Perhimpunan Majelis Agama Buddha Indonesia (Permabudhi) Arief Harsono didampingi Philip K. Widjaja.
Dalam kegiatan itu, Din Syamsuddin menyampaikan bahwa selayaknya Indonesia dapat mencontoh NTB dalam merajut kemajemukan dan kerukunan.
Ia menuturkan, hal itu antara lain tercermin dalam ekspremintasi kepemimpin yang baru saja berlangsung. Menurutnya, pilgub NTB menunjukkan bahwa masyarakat NTB tidak eksklusif.
“Masyarakat NTB tidak seperti yang disampaikan oleh survey-survey sebagai kelompok eksklusif. Eksperimentasi kepemimpinan di NTB ini juga menunjukan bahwa kita memiliki modal yang bersifat nilai untuk hidup harmonis,”ujarnya dari rilis yang diterima Senin (16/7).
Dirinya juga menyampaikan, bahwa Indonesia memiliki agama-agama yang sangat menekankan wawasan jalan tengah. Adapula modal sosial yang di NTB disebut pesematonan atau persaudaraan,” pungkasnya. (Tio/ Kontributor)
