Perempuan dan Investasi di Era Digital

Penulis Mi'roji

MADANINEWS.ID, Jakarta – Siapa bilang ‘investasi’ hanya menjadi monopoli kaum Adam? Sesungguhnya kaum Hawa pun bisa melakukannya, bahkan justru memegang peranan penting dalam urusan berinvestasi. Sebab perempuan yang sadar akan pentingnya investasi, berarti ia berpotensi mandiri secara finansial untuk dirinya sendiri, ikut membantu perekonomian pasangan dan keluarga, dan juga turut menyokong tercapainya tujuan pembangunan nasional.

Ada 3 alasan mengapa perempuan bisa lebih baik dari pria dalam hal berinvestasi. Pertama, perempuan sedikit mengambil risiko. Secara umum, pria memang lebih senang mengambil risiko, baik itu dalam keputusan atau kegiatan seperti panjat gunung, motorcross, dan sebagainya. Sementara perempuan biasanya lebih berhati-hati dalam berperilaku. Misalnya dalam menggunakan uang. Sebuah statistik menunjukkan bahwa pria memperdagangkan saham mereka 45% lebih banyak daripada perempuan, padahal ada banyak lalu lintas keuangan yang bisa jadi tidak stabil dalam aktivitas ini. Perempuan juga senang mengambil pendekatan yang sederhana dan minim risiko. Sikap disiplin juga menjadi alasan mengapa perempuan memiliki risk-adjusted return yang lebih kuat daripada investor pria.

Kedua, bersabar untuk hasil lebih besar. Investor pria biasanya memiliki keparcayaan diri yang tinggi terhadap kemampuan mereka menganalisa investasi. Semakin percaya diri seorang investor, maka semakin banyak frekuensi trading yang bisa dilakukan. Akibatnya akan berimbas pada biaya dan imbal hasil dari instrumen hasil yang digunakan. Berbeda dengan perempuan, mereka cenderung lebih sabar dan tidak gegabah.

Dan ketiga selalu belajar. Berdasarkan statistik, investor perempuan lebih mau untuk belajar dan meminta saran dari pihak yang dianggap lebih tahu tentang investasi dibanding investor pria. Studi mengungkapkan bahwa pria cenderung lebih memenangkan egonya untuk tidak bertanya jika menemui sebuah pertanyaan.

Nah untuk Anda perempuan yang memang menginginkan investasi, salah satu instrumenya adalah dengan memiliki logam mulia emas. Hal ini disampaikan oleh Syahrial selaku praktisi investasi emas Bank Syariah Mandiri dalam acara Talkshow dan Fashion Show oleh Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) di Gedung Wisma ANTARA , Selasa (28/01/20) dengan tema Perempuan dan Investasi di Era Digital.

“Perencanaan keuangan ini penting untuk masa depan, salah satunya dengan berinvestasi emas,” ujar Syahrial.

Keunggulan Investasi Emas

Setidaknya ada beberapa keunggulan investasi emas. Investasi emas, dikenal merupakan investasi yang tidak mengenal pergeseran kualitas. Pun dengan nilainya, tidak ada perubahan yang signifikan. Tidak seperti investasi di sektor keuangan, yang pergerakannya cukup dinamis dan drastis. Dua, risiko investasi emas sangat rendah. Ketika memutuskan berinvestasi, tentu tidak akan sembarangan untuk memilih instrumen investasi, bukan? Apalagi mengenai risiko yang harus ditanggung atau dialami ketika berinvestasi. Tentu saja tidak boleh sembarangan yang akhirnya menimbulkan masalah. Nah, investasi emas ini memiliki risiko rendah, tidak seperti investasi pada saham. Jika pemula, investasi emas ini relatif disarankan.

Tiga, tidak menimbulkan biaya-biaya tambahan. Emas merupakan logam mulia yang semakin lama justru semakin langka. Fakta ini bisa dimanfaatkan untuk menjadikan emas sebagai instrumen investasi. Semakin lama Anda mengelola investasi emas, maka harga yang didapatkan berpotensi semakin naik.

Empat, emas juga bisa diubah bentuknya sesuai keinginan. Logam mulia yang satu ini juga memiliki fleksibilitas yang tinggi karena bisa dibentuk sesuai keinginan, seperti menjadi emas perhiasan, berbagai peralatan rumah tangga, hiasan dinding, dan masih banyak lagi. Nah, kendati sudah diubah menjadi bentuk lain, ketika dijual lagi, nilainya tetap tinggi selama jumlah karatnya juga masih banyak.

Terakhir, dana untuk investasi emas bisa kecil. Tidak harus punya uang puluhan juta atau ratusan juta rupiah terlebih dahulu untuk bisa memiliki investasi. Dana yang dibutuhkan untuk melakukan investasi di logam mulia tidaklah harus besar. Sebab rata-rata harga yang dijual di Butik Emas atau di Antam hanya kisaran Rp 700-an ribu pergramnya. Oeh karena itu, investasi di logam mulia ini relatif cukup terjangkau bagi siapa saja.

BACA JUGA

Tinggalkan komentar