MANADINEWS.ID, JAKARTA – Cerita First Travel belum berakhir. Terakhir, ratusan jamaah korban penipuan perjalanan ibadah umroh First Travel kecewa dengan hasil sidang putusan perdata asset yang menyatakan gugatan tidak dapat diterima alias ditolak. Oleh karena itu, sejumlah pengusaha yang tergabung dalam travel perjalanan membentuk gerakan bertajuk #SaveTheirUmra.
#SaveTheirUmra bersifat nirlaba, profesional, transparan, dan akuntabel. Gerakan ini juga terbuka untuk menerima sukarelawan untuk membantu operasional gerakan dan donatur atau infaq sedekah umroh dari masyarakat yang mampu, perusahaan dan lembaga yang peduli.
Ketua Pembina Fuad Hasan Masyhur menuturkan, pihaknya masih menunggu respon dari masyarakat yang menjadi korban penipuan First Travel untuk didata. Namun, hingga saat ini belum ada dari masyarakat yang datang untuk melapor ke sekretariat. “Sejak tanggal 5 Desember 2019 lalu, kita sudah umumkan. Tapi sampai sekarang belum ada yang datang melapor untuk kita data. Bagi masyarakat yang mempunyai keluarga, kerabat, atau teman yang kenal dengan korban penipuan First Travel bisa menginformasikan kepada kami dengan membawa data atau dokumen terkait untuk divalidasi,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (27/12/2019).
Masih menurut Fuad, gerakan Kemanusiaan ini rencananya akan memberangkatkan 1.000 calon jemaah ke Tanah Suci. Khususnya korban yang tidak mampu secara ekonomi dan uzur (lanjut usia) serta memenuhi syarat verifikasi. “Prioritasnya yang diberangkatkan adalah mereka yang tidak mampu secara ekonomi dan udzur (berusia lanjut),” katanya.
Gerakan ini berkoordinasi dengan stakeholder dan lembaga pemerintahan terkait seperti Kementerian Agama, penegak hukum, kepolisian, dan kejaksaan. Namun, hingga saat ini belum mendapat tanggapan positif, khususnya dari Kementerian Agama.
Bagi korban First Travel yang ingin melapor, bisa langsung datang ke Sekretariat Gerakan Kemanusiaan #SaveTheirUmra di Jalan Cipinang Cempedak I Nomor 45, Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur dengan membawa dokumen yang dimiliki.
Untuk diketahui, Inisiator Gerakan Kemanusiaan Memberangkatkan Umrah Korban Penipuan Travel ini diantaranya Fuad Hasan Masyhur (Ketua Pembina), Asrul Azis Taba (anggota), Baluki Ahmad (anggota), Magnatis Chaidir (anggota), Ali M. Amin (Ketua Gerakan #SaveTheirUmra), Artha Hanif (anggota), Muharom Ahmad (Anggota).[]
