Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Lewat Youth For Peace Camp 2019, Dompet Dhuafa Ingin Sampaikan Pesan Perdamaian pada Dunia

Abi Abdul Jabbar Sidik
12 December 2019 | 12:51
rubrik: Nusantara
Lewat Youth For Peace Camp 2019, Dompet Dhuafa Ingin Sampaikan Pesan Perdamaian pada Dunia

Lewat Youth For Peace Camp 2019, Dompet Dhuafa Ingin Sampaikan Pesan Perdamaian pada Dunia. (foto:istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA – Komitmen dan partisipasi Indonesia dalam melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, merupakan indikator penting dan konkret dalam memberikan kontribusi untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Peran tersebut ditunjukkan Indonesia melalui Rangkaian Youth For Peace Camp 2019 yang dihadiri 30 aktivis muda dari 21 negara.

Peru, UAE, Yaman, Bangladesh, Cambodia, Myanmar, Uzbek, Thailand, Suriname, Tanzania, Kenya, Taiwan, Timor Leste, Malaysia, NZ, Filipina, Jepang, USA, Australia, Hongkong, Korea Selatan turut bepartisipasi dalam acara Dompet Dhuafa Global Network Launching, Roadmap of Indonesia Role on Internasional Peacebuilding yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (11/12).

Executive Director Dompet Dhuafa, Imam Rulyawan meyakini, di era industri 4.0 ini, banyak orang ingin terlibat dalam perdamaian dunia.

“Di era 4.0 ini, Dompet Dhuafa meyakini bahwa banyak orang yang ingin terlibat dalam perdamaian dunia, dan Youth for Peace Camp menjadi momentum utama dalam meningkatkannya. Youth for Peace Camp 2019 adalah momentum meningkatkan kesadaran pemuda sebagai agen perdamaian serta kemanusiaan secara global,” ungkap Ruly.

Salah satu peserta, Mukriddin Khosimov (25 tahun) asal Uzbekistan mengaku antusias mengikuti acara Youth for Peace Camp 2019. Berkat acara ini dirinya dapat bertemu dengan aktivis muda dari berbagai negara.

“Saya sangat senang ya karena saya dapat bertemu dengan berbagai aktivis muda asal Yaman, Kamboja, Peru, Myanmar, dan dari negara lainnya,” ujarnya

Dirinya juga mengakui memiliki program tersendiri untuk membangun dunia ini lewat kesetaraan gender.

“Saya ingin ada kesetaraan gender lewat program women for politic, jadi kita akan mendatangi sekolah-sekolah dan memberikan presentasi kepada anak-anak muda bahwa wanita juga memiliki kesetaraan yang sama dengan laki-laki,” lanjutnya.

See also  NU Jatim Kirim Tim Relawan Kemanusiaan Bantu Korban Gempa Lombok

Dirinya juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar terus menjaga kedamaian dunia. Menurutnya perdamaian dunia tumbuh dari keinginan diri sendiri.

“Saya ingin membawa pesan di mana pun saya berada bawa kitalah yang harus menjaga dunia ini agar tetap damai, karena dunia ini memiliki berbagai keragaman yang harus tetap kita jaga,” tegas Mukriddin.

Di sisi lain dalam respons kemanusiaan, Dompet Dhuafa juga telah memberikan bantuan terhadap ratusan orang etnis Rohingya yang terdampar di wilayah Langsa, Aceh sejak tahun 2015.

Selain itu, Dompet Dhuafa juga telah turut berkontribusi dalam pendidikan untuk pengungsi Rohingya melalui program School for Refugees yang hadir untuk mengasah keterampilan pengungsi.

“Respon kemanusiaan Dompet Dhuafa tidak hanya di dalam negeri saja. Di Gaza-Palestina kami juga telah mendistribusikan 500 paket makanan per harinya kepada anak-anak di negara tersebut dengan menggunakan mobil khusus layanan dapur umum,” tutur Imam.

Sebagai informasi, Dompet Dhuafa hari ini meluncurkan jaringan globalnya di 30 negara untuk berkomitmen dalam menjaga ketertiban dan kedamaian dunia. Turut hadir dalam acara ini Direktur Hak Asasi Manusia dan Urusan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri, Achsanul Habib, Co-Founder Asian Moslem Action Network (AMAN) Abdul Sabur, Dewan Syariah Dompet Dhuafa, Wahfiudin Sakam dan Program Officer For Humanitarian Affairs, Ahmad Nasrullah

 

Tags: dompet dhuafaYouth For Peace Camp 2019
Previous Post

Lebih 38 Ribu Jemaah Akan Nikmati Fast Track Haji 2020 dari Bandara Juanda

Next Post

BPJPH Rencanakan Ubah Logo Halal MUI jadi Halal Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks