Madaninews.id
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks
No Result
View All Result
Madaninews.id
No Result
View All Result

Viral Video Kader Banser NU Dicap Kafir Karena Tak Mau Ucap Kalimat Takbir

Abi Abdul Jabbar Sidik
11 December 2019 | 13:43
rubrik: Nusantara
Viral Video Kader Banser NU Dicap Kafir Karena Tak Mau Ucap Kalimat Takbir

Foto: Screenshot video viral anggota Banser dicap kafir gegara tak ucap takbir. (FOTO:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MADANINEWS.ID, JAKARTA — Beredar video seorang kader Banser (Barisan Ansor Serbaguna) Nahdlatul Ulama bernama Eko diduga mengalami persekusi di kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Kejadian yang dialami kader Banser NU Kota Depok tersebut diungkap oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) via  akun Twitter resminya, @nahdlatululama, pada Selasa malam, 10 Desember 2019, sekitar pukul 20.24 WIB.

Tekanan terhadap Eko terlihat dalam rekaman video diunggah @nahdlatululama lalu viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 1 menit 2 detik itu tampak dua orang anggota Banser mengenakan seragam bicara dengan seorang yang merekam video sambil menunjuk-nunjuk mereka. Video itu diawali dengan makian ‘monyet’ untuk bertanya di mana e-KTP kedua anggota Banser itu.

Salah satu anggota Banser tersebut tampak bertanya balik alasan pria yang kemudian terlihat mengenakan kaus dan topi hitam itu mempertanyakan e-KTP mereka. Percakapan kemudian berlanjut dengan mempertanyakan alasan dua anggota Banser berada di Jakarta. Dalam video itu, tampak percakapan itu terjadi di seberang sebuah toko roti.

Baca Juga: PBNU Apresiasi Sikap Kader Banser Tak Terprovokasi Meski Dipersekusi

Anggota Banser itu kemudian menjawab kalau keberadaan mereka di Jakarta terkait Gus Muwafiq. Orang yang merekam video itu kemudian meminta dua anggota Banser tersebut untuk mengucap takbir namun anggota Banser itu mempertanyakan alasan mengapa dia harus mengucap takbir saat itu.

“Takbir, Allahuakbar. Lu Islam bukan?” ucap pria berkaus hitam.

“Islam, kenapa?” balas Anggota Banser.

“Yaudah takbir,” ucap pria berkaus hitam.

“Buat apa?” tanya Anggota Banser.

“Kok buat apa? Kafir dong lu! Eh tar dulu takbir dulu kalau muslim, orang Islam harus takbir,” ujar pria berkaus hitam itu.

“Islam itu cukup ucapkan kalimat syahadat,” jawab Anggota Banser

See also  PBNU Beri Pelayanan Kesehatan Gratis bagi Korban Gempa di Sulbar

Mendengar jawaban tersebut pria berkaus hitam kemudian menyatakan kalau kalimat syahadat adalah ucapan bagi orang di luar Islam yang hendak masuk Islam. Dia meminta anggota Banser itu untuk tak mengajarinya dan kemudian memaki kedua anggota Banser itu sambil mengancam akan mencegat keduanya serta menyebut-nyebut jawara. Kedua anggota Banser itu kemudian pergi menggunakan sepeda motor.

Menanggapi video tersebut, PBNU menyebut Eko adalah kader Banser Kota Depok, Jawa Barat. PBNU pun mengapresiasi Eko yang tidak emosional menghadapi tekanan tersebut.

PBNU juga menyatakan bahwa Islam yang benar tidak mudah mengkafirkan pihak lain.

“Sementara yang memaksa takbir ini, justru mencoreng wajah Islam dengan paksaan dan makian,” begitu cuitan PBNU.

Tags: banser NUpbnuRobikin Emhas
Previous Post

BNI Syariah Gandeng Kuwais, Sediakan Aplikasi Pembayaran Thawaf

Next Post

PBNU Apresiasi Sikap Kader Banser Tak Terprovokasi Meski Dipersekusi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

Madaninews.id - Ekonomi Syariah, Gaya Hidup Islami, Komunitas | All Rights Reserved

  • Home
  • News
  • Ekonomi Syariah
  • Gaya Hidup
  • Khazanah Islam
  • Haji & Umrah
  • Islamika
  • IPEMI
  • Indeks